IMG-20260912-WA0013

Naftali Akawal  Pimpin DPD II Golkar Kabupaten Puncak 5 Tahun Kedepan

 

“Lakukan Konsolidasi, Lengkapi Pengurus, Targetkan Enam Kursi DPRD”

NABIRE, PAPUA TENGAH | GALA MANDIRI –
Naftali Akawal yang juga menjabat sebagai Wakil Bupati Kabupaten Puncak, terpilih sebagai Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Puncak dalam Musyawarah Daerah (Musda) yang berlangsung pada 11 September 2026 di Nabire.
Usai terpilih, Naftali menegaskan komitmennya untuk segera melakukan konsolidasi internal partai hingga ke tingkat distrik dan kampung. Menurutnya, penguatan struktur organisasi menjadi salah satu agenda utama yang harus dilakukan untuk mempersiapkan Partai Golkar menghadapi agenda politik mendatang.

Perkuat Struktur Partai hingga 25 Distrik

Naftali mengatakan, setelah mendapatkan mandat sebagai Ketua DPD II Golkar Kabupaten Puncak, pihaknya akan menyusun sejumlah program kerja, terutama berkaitan dengan pembentukan dan penguatan struktur partai.
Ia menargetkan seluruh 25 distrik di Kabupaten Puncak memiliki struktur Partai Golkar yang aktif dan solid. Struktur tersebut nantinya diharapkan dapat diperkuat hingga ke tingkat kampung sehingga mesin partai benar-benar bekerja di tengah masyarakat.
“Setelah terpilih, kami punya program yang akan kami susun. Salah satunya menyusun struktur, dari tingkat kabupaten sampai distrik-distrik. Struktur partai harus disiapkan di 25 distrik, termasuk sampai ke kampung-kampung,” ujar Naftali.


Menurutnya, keberadaan struktur yang kuat di setiap wilayah akan menjadi modal penting bagi Partai Golkar dalam menghadapi pemilihan-pemilihan mendatang. Konsolidasi sejak dini dinilai penting agar partai tidak lagi bekerja secara mendadak ketika tahapan pemilu maupun pemilihan kepala daerah berlangsung.
Targetkan Enam Kursi DPRD Kabupaten Puncak


Dalam kepemimpinannya, Naftali juga memasang target politik bagi Partai Golkar di Kabupaten Puncak. Salah satu target utama yang ingin dicapai adalah peningkatan perolehan kursi di DPRD Kabupaten Puncak.
Ia menargetkan Partai Golkar dapat meraih enam kursi DPRD Kabupaten Puncak.
“Harapan kami, partai ini harus menang. Yang penting menangkan partai terlebih dahulu, kemudian kursi yang kita dapat berapa. Target kami enam kursi,” tegasnya.
Untuk mencapai target tersebut, ia meminta seluruh kader dan pengurus di tingkat distrik untuk bekerja serius di wilayah masing-masing. Pengurus distrik diharapkan mampu membangun komunikasi dengan masyarakat serta mengonsolidasikan basis dukungan secara teratur.
Naftali menilai, jika struktur partai telah terbentuk dan masyarakat telah dirangkul sejak awal, maka proses pemenangan pada pemilu mendatang akan lebih mudah dilakukan.
“Pengurus harus bekerja di daerah masing-masing. Mereka harus disiapkan dan harus mengumpulkan serta merangkul masyarakat yang ada di seluruh distrik. Jadi kita tidak lagi mencari orang ketika pemilihan sudah dekat. Basisnya sudah ada, tinggal kita menangkan,” katanya.
Siapkan Kantor DPD II Golkar Kabupaten Puncak


Selain konsolidasi organisasi, Naftali juga memastikan kesiapan fasilitas penunjang kegiatan kepartaian. Ia menyebutkan bahwa gedung yang akan digunakan sebagai kantor DPD II Partai Golkar Kabupaten Puncak telah tersedia.
Menurutnya, keberadaan kantor tersebut akan menjadi pusat aktivitas organisasi sekaligus tempat bagi pengurus untuk menjalankan berbagai agenda partai.
“Gedungnya sudah ada, jadi tinggal kita benahi. Kantor DPD II ini akan menjadi bagian dari persiapan kami ke depan,” ujarnya.
Naftali juga meminta dukungan dan doa dari masyarakat di 25 distrik di Kabupaten Puncak agar kepemimpinannya bersama jajaran pengurus DPD II Partai Golkar dapat menjalankan amanah organisasi dengan baik.
Ia menegaskan bahwa mandat yang diterimanya merupakan sebuah kepercayaan yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.
“Mohon doa dan dukungan dari masyarakat di seluruh 25 distrik. Kepercayaan ini adalah amanah, sehingga tujuan kami adalah bagaimana Partai Golkar tetap menjadi partai yang menang di daerah,” katanya.
Willem Wandik : Musda Berjalan Aman dan Lancar


Sementara itu, Ketua Harian DPD I Partai Golkar Provinsi Papua Tengah, Willem Wandik, menyampaikan ucapan selamat kepada Naftali Akawal atas terpilihnya sebagai Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Puncak.
Willem menilai pelaksanaan Musda Kabupaten Puncak berjalan dengan aman, tertib, dan lancar tanpa adanya persoalan yang mengganggu jalannya agenda organisasi.
“Atas nama DPD I Partai Golkar Papua Tengah, bersama jajaran dan DPD Pusat, kami menyampaikan selamat dan sukses atas pelaksanaan Musda. Dalam Musda ini, Naftali Akawal terpilih menjadi Ketua DPD II. Kami menyampaikan selamat melaksanakan tugas dan amanah partai,” kata Willem.
Menurutnya, terpilihnya Naftali yang juga merupakan Wakil Bupati Kabupaten Puncak menjadi modal penting untuk memperkuat Partai Golkar di daerah tersebut.
Ia meyakini Naftali mampu mengonsolidasikan seluruh jajaran pengurus dan membangun koordinasi dengan pengurus distrik di 25 distrik yang ada di Kabupaten Puncak.
“Kami yakin dan percaya beliau mampu mendayung perahu Golkar di Kabupaten Puncak. Beliau akan melakukan konsolidasi dengan pengurus distrik di 25 distrik dan menyusun strategi untuk memenangkan suara Partai Golkar di Kabupaten Puncak,” ujarnya.
Empat Kabupaten Telah Laksanakan Musda


Willem Wandik juga menjelaskan perkembangan pelaksanaan Musda Partai Golkar di wilayah Provinsi Papua Tengah.
Ia menyebutkan bahwa agenda Musda kabupaten/kota merupakan bagian dari agenda organisasi yang harus diselesaikan sesuai dengan ketentuan Partai Golkar.
Untuk wilayah Papua Tengah, sejumlah daerah telah melaksanakan Musda, sementara beberapa kabupaten lainnya masih menunggu pelaksanaan.
Menurut Willem, setelah beberapa kabupaten menyelesaikan Musda, masih terdapat Kabupaten Nabire, Dogiyai, Paniai, dan Mimika yang akan melaksanakan agenda serupa dalam waktu dekat.
“Kami sudah melaksanakan Musda di beberapa daerah. Untuk Papua Tengah, yang masih tersisa adalah Nabire, Dogiyai, Paniai, dan Mimika. Dalam waktu dekat kami akan melaksanakan Musda di daerah-daerah tersebut,” jelasnya.
Golkar Papua Tengah Targetkan Perolehan Kursi Maksimal


Terkait target politik Partai Golkar di Provinsi Papua Tengah, Willem menegaskan bahwa setiap daerah akan memiliki target perolehan kursi masing-masing.
Khusus Kabupaten Puncak, ia menyatakan DPD I akan memberikan dukungan agar target enam kursi DPRD Kabupaten Puncak yang dicanangkan Naftali Akawal dapat diwujudkan.
“Untuk Kabupaten Puncak, targetnya enam kursi dan kami akan mendukung supaya target tersebut bisa tercapai,” katanya.
Selain tingkat kabupaten, Partai Golkar Papua Tengah juga memasang target perolehan kursi di tingkat provinsi. Willem menyebutkan target minimal dua kursi dan maksimal tiga kursi untuk DPRD Provinsi Papua Tengah.
Sementara untuk tingkat pusat, Partai Golkar menargetkan dapat meraih satu kursi DPR RI dari wilayah Papua Tengah. Target tersebut dinilai sebagai sasaran penting yang harus diperjuangkan bersama seluruh jajaran partai.
“Kami menargetkan untuk provinsi minimal dua dan maksimal tiga kursi. Untuk pusat, satu kursi adalah harga mati. Kalau Tuhan menghendaki, tentu kami berharap bisa mendapatkan tambahan kursi,” ungkap Willem.
Ajak Masyarakat Perkuat Partai Golkar


Sebagai kader yang memiliki hubungan kuat dengan Kabupaten Puncak, Willem juga mengajak masyarakat dan seluruh elemen di daerah tersebut untuk memberikan dukungan kepada Partai Golkar.
Ia berharap dukungan masyarakat dapat menjadi kekuatan bagi kader-kader Golkar untuk menghadapi berbagai agenda politik ke depan.
Menurut Willem, Partai Golkar merupakan partai yang terbuka bagi seluruh lapisan masyarakat tanpa membedakan latar belakang kelompok maupun komunitas.
“Partai Golkar ini adalah partai besar. Saya meminta masyarakat dan orang tua kami di Kabupaten Puncak untuk memberikan doa dan dukungan supaya suara untuk Golkar terus dipupuk dan diperkuat sehingga ke depan kami bisa menang,” ujarnya.
Ia menilai kemenangan Partai Golkar akan membuka ruang yang lebih besar bagi kader-kadernya untuk berkontribusi dalam pemerintahan, baik di tingkat kabupaten, provinsi maupun nasional.
“Dengan Golkar, kita bisa membuat sesuatu. Bisa menjadi bupati, wakil bupati, gubernur, bahkan sampai presiden. Bisa menjadi anggota DPR RI maupun DPR provinsi. Ini partai besar dan partai ini terbuka untuk semua orang,” katanya.
Musda Puncak Jadi Momentum Konsolidasi


Pelaksanaan Musda DPD II Partai Golkar Kabupaten Puncak diharapkan tidak hanya menjadi momentum pergantian kepemimpinan, tetapi juga menjadi awal penguatan organisasi di seluruh wilayah.
Dengan terpilihnya Naftali Akawal, DPD I Partai Golkar Papua Tengah berharap konsolidasi organisasi di Kabupaten Puncak dapat berjalan lebih efektif, terutama melalui penguatan struktur di 25 distrik.
Naftali sendiri menegaskan bahwa target politik tidak dapat dicapai tanpa kerja organisasi yang terstruktur dan dukungan masyarakat.
Karena itu, ia mengajak seluruh kader untuk bekerja bersama, memperkuat struktur partai, membangun komunikasi dengan masyarakat, serta mempersiapkan mesin politik sejak jauh hari.
Dengan konsolidasi yang dilakukan secara bertahap dan terukur, Partai Golkar Kabupaten Puncak optimistis dapat meningkatkan perolehan kursi legislatif sekaligus memperkuat posisi partai dalam percaturan politik di Papua Tengah. (RED-GALA MANDIRI)

Leave A Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *