
Nabire, Papua Tengah – GALA MANDIRI – Dinas Kesehatan Kabupaten Waropen bergerak cepat menyalurkan bantuan kesehatan dan bahan makanan bagi ratusan warga Distrik Kirihi dan Walai yang mengungsi di Kabupaten Nabire, Papua Tengah. Aksi kemanusiaan ini dilakukan sebagai respons atas kondisi warga yang meninggalkan kediaman mereka pasca-operasi militer pekan lalu.

Ratusan warga tersebut selama ini berdomisili di Nabire dan beraktivitas sebagai petani serta penambang emas di hulu sungai Nabarua. Namun, menyusul operasi militer terhadap kelompok TPN-OPM pimpinan Aibon Kogoya, warga terpaksa mengungsi ke dua titik aman di Nabire, yakni kawasan Kali Harapan dan Kompleks Unindo.
Pada Kamis, 2 April 2026, Tim Dinas Kesehatan Kabupaten Waropen yang dipimpin langsung oleh Plt. Kepala Dinas Kesehatan, dr. Jenggo Suwarko, mendatangi lokasi pengungsian untuk memberikan layanan pemeriksaan kesehatan, pengobatan gratis, serta menyerahkan sejumlah bantuan bahan pokok.

“Kami mendatangi warga Kirihi dan Walai yang sementara berada di tempat pengungsian guna melakukan pendataan dan memberikan bantuan langsung. Ini adalah wujud kehadiran Pemerintah Daerah Waropen untuk menjangkau warga kami yang berada di perantauan, terutama mereka yang terdampak situasi keamanan,” ujar dr. Jenggo Suwarko di sela-sela kegiatan.

Demi memastikan pelayanan yang berkelanjutan, Dinkes Waropen juga telah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan setempat, RSUD Nabire, serta sejumlah Puskesmas di wilayah Nabire. Langkah ini diambil agar warga pengungsi tetap mendapatkan akses layanan medis selama berada di lokasi pengungsian.

Upaya ini menegaskan komitmen Pemkab Waropen dalam memastikan keselamatan dan kesejahteraan warganya, meskipun mereka sedang berada di luar wilayah administratif kabupaten.
(RED-GALA MANDIRI)


Leave A Comment