
NABIRE, PAPUA TENGAH —GALA MANDIRI – Pemerintah Kabupaten Nabire melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Nabire berkolaborasi dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Nabire menyalurkan bantuan beasiswa pendidikan kepada ratusan pelajar dan mahasiswa, Kamis (20/8/2026).

Penyaluran bantuan tersebut berlangsung di Islamic Center, Kompleks Masjid Agung Al-Falah Nabire, dan menjadi salah satu bentuk kepedulian pemerintah daerah bersama Baznas terhadap keberlangsungan pendidikan serta peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Nabire.
Sebanyak 538 siswa dan mahasiswa dari berbagai jenjang pendidikan menjadi penerima manfaat program beasiswa tersebut, mulai dari tingkat SD/MI, SMP/MTs, SMA/SMK hingga perguruan tinggi.
Kolaborasi Baznas dan Pemkab Nabire

Ketua Panitia yang juga Wakil Ketua III Baznas Kabupaten Nabire, Ir. Wahyu Budi Sentosa, dalam laporannya menjelaskan bahwa program beasiswa tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Baznas Kabupaten Nabire, Pemerintah Kabupaten Nabire, dan Dinas Pendidikan Kabupaten Nabire.
Menurutnya, pendidikan merupakan salah satu kunci utama dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus mendorong pembangunan daerah.
Karena itu, pemberian bantuan beasiswa diharapkan dapat membantu meringankan beban keluarga sekaligus memberikan kesempatan kepada para siswa dan mahasiswa untuk lebih fokus menjalani pendidikan.
Wahyu berharap para penerima bantuan dapat memanfaatkan beasiswa secara bertanggung jawab, terutama untuk memenuhi kebutuhan pendidikan, meningkatkan prestasi, serta mengembangkan potensi yang dimiliki.
“Bantuan ini merupakan amanah. Kami berharap dapat digunakan dengan sebaik-baiknya untuk menunjang kebutuhan pendidikan, sehingga para pelajar dapat lebih fokus belajar, meningkatkan prestasi, dan mengembangkan potensi yang dimiliki,” ujarnya.
Ratusan Pelajar Mendapat Bantuan
Dalam penyaluran tersebut, penerima bantuan berasal dari berbagai jenjang pendidikan.
Data yang disampaikan panitia menyebutkan penerima terdiri atas pelajar SD/MI, SMP/MTs, SMA/SMK, serta mahasiswa dari sejumlah perguruan tinggi di Nabire.
Baznas Kabupaten Nabire juga menyampaikan bahwa bantuan tersebut diberikan untuk periode Juli hingga Desember 2026, dengan besaran bantuan yang disesuaikan berdasarkan jenjang pendidikan.
Untuk jenjang SD/MI, masing-masing penerima memperoleh bantuan sebesar Rp600 ribu, sedangkan jenjang SMP/MTs mendapatkan Rp750 ribu.
Sementara itu, bantuan bagi jenjang SMA/SMK disiapkan sesuai dengan ketentuan program, sedangkan mahasiswa perguruan tinggi mendapatkan bantuan sebesar Rp2,5 juta per orang.
Baznas juga menjelaskan bahwa pada tahap awal bantuan perguruan tinggi diberikan kepada mahasiswa dari enam perguruan tinggi. Apabila pada tahap berikutnya tersedia tambahan bantuan, perguruan tinggi yang belum mendapatkan alokasi akan menjadi bagian dari penerima berikutnya.
Dinas Pendidikan : Bantuan Bersumber dari Dukungan Pemkab


Sementara itu, Kepala Bidang SMA/SMK Dinas Pendidikan Kabupaten Nabire, Arnol Mintonapan, menyampaikan apresiasi atas kolaborasi antara Pemkab Nabire, Baznas, dan dunia pendidikan dalam merealisasikan bantuan tersebut.
Ia menjelaskan, program beasiswa tersebut didukung anggaran Pemerintah Kabupaten Nabire sebesar Rp500 juta yang disalurkan melalui Baznas Kabupaten Nabire.
Arnol mengatakan, keterbatasan anggaran menjadi salah satu alasan penerima bantuan harus ditentukan secara proporsional dan merata.
“Anggaran yang disiapkan masih terbatas. Karena itu, kita patut bersyukur bantuan ini tetap dapat disalurkan untuk membantu generasi muda dalam memenuhi kebutuhan pendidikan,” jelasnya.
Ia menambahkan, dalam proses penentuan penerima, bantuan diupayakan agar dapat menjangkau sekolah secara merata. Untuk sekolah dengan jumlah siswa lebih banyak, alokasi penerima dapat disesuaikan sehingga kesempatan memperoleh bantuan tetap terbuka secara proporsional.
Penerima KIP Tidak Mendapat Bantuan Ganda
Dinas Pendidikan Kabupaten Nabire juga mengingatkan agar program beasiswa tersebut tidak menimbulkan bantuan ganda bagi penerima.
Arnol menyampaikan, siswa yang telah menerima bantuan pemerintah pusat melalui program Kartu Indonesia Pintar (KIP) tidak lagi mendapatkan bantuan dari program beasiswa tersebut.
Kebijakan itu dilakukan untuk menghindari adanya pendobelan bantuan sekaligus memberikan kesempatan kepada siswa lain yang belum mendapatkan dukungan pembiayaan pendidikan.
Ia meminta para penerima memanfaatkan bantuan sesuai peruntukannya, terutama untuk kebutuhan sekolah dan pendidikan.
“Manfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya untuk memenuhi kebutuhan pendidikan. Jangan disalahgunakan, karena bantuan ini diberikan sebagai bentuk kepedulian terhadap masa depan siswa, mahasiswa, dan generasi muda Kabupaten Nabire,” pesannya.
Arnol juga menyampaikan terima kasih kepada Baznas Kabupaten Nabire yang telah ikut mengambil bagian dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan di daerah.
Pemkab Apresiasi Peran Baznas


Apresiasi terhadap program tersebut juga disampaikan Asisten I Setda Kabupaten Nabire, La Halim, S.Sos.
Dalam sambutannya, La Halim mengapresiasi perhatian Bupati Nabire Mesak Magai terhadap sektor pendidikan. Menurutnya, dukungan pemerintah daerah melalui bantuan sebesar Rp500 juta kepada Baznas menjadi bukti kepedulian Pemkab Nabire terhadap pengembangan sumber daya manusia.
Ia menilai pendidikan memiliki peran strategis dalam mempersiapkan generasi muda Nabire agar mampu bersaing dan mengambil peran dalam pembangunan daerah di masa mendatang.
“Begitu besar perhatian pemerintah terhadap pengembangan sumber daya manusia dan pengembangan pendidikan,” ujar La Halim.
Ia juga berharap jumlah dukungan terhadap program beasiswa tersebut dapat terus meningkat pada tahun-tahun mendatang, sehingga semakin banyak siswa dan mahasiswa yang dapat merasakan manfaatnya.
Dorong Lahirnya Generasi Emas Nabire
Program beasiswa Baznas tersebut diharapkan tidak hanya menjadi bantuan finansial, tetapi juga menjadi bagian dari investasi pemerintah daerah dalam menyiapkan generasi muda Nabire.

Bantuan yang diberikan diharapkan mampu meringankan kebutuhan pendidikan keluarga, meningkatkan motivasi belajar, serta mendorong siswa dan mahasiswa untuk terus berprestasi.
Pemerintah Kabupaten Nabire bersama Baznas dan Dinas Pendidikan pun mengajak seluruh penerima untuk menjaga amanah bantuan tersebut dengan menggunakan dana sesuai kebutuhan pendidikan.

Dengan adanya kolaborasi antara pemerintah daerah, Baznas, dunia pendidikan, orang tua, dan masyarakat, program beasiswa diharapkan dapat terus dikembangkan secara berkelanjutan demi memperluas akses pendidikan dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Nabire. (RED-GALA MANDIRI)


Leave A Comment