IMG-20260829-WA0023

KMP Masirei Selamatkan Lima Orang Hilang di Laut Perairan Nabire

NABIRE, PAPUA TENGAH – GALA MANDIRI – Lima orang yang dilaporkan hilang di laut berhasil ditemukan dan diselamatkan oleh awak KMP Masirei saat kapal tersebut dalam pelayaran dari Pelabuhan Mokmer, Biak, menuju Pelabuhan Samabusa, Nabire, Sabtu (29/8/2026) pagi.

Kelima orang yang berhasil dievakuasi terdiri dari tiga anggota Polri dan dua warga sipil. Mereka masing-masing Bripda Faller Fredrik M. Raunsai, Bripda Melfin Alfius Maniani, Bripda Lamek Abon, Malvin Yowei, serta Amsal Yowei yang diketahui sebagai motores.
Berdasarkan kronologi kejadian, KMP Masirei bertolak dari Pelabuhan Biak pada Jumat (28/8/2026) sekitar pukul 15.00 WIT dengan tujuan Pelabuhan Nabire. Kapal tersebut dijadwalkan tiba di Pelabuhan Nabire pada Sabtu sekitar pukul 11.00 WIT.
Namun, ketika pelayaran memasuki perairan Nabire, sekitar pukul 06.55 WIT, awak kapal menerima informasi mengenai adanya lima orang yang dilaporkan mengalami kondisi darurat dan hilang di laut.


Lokasi penemuan berada di sekitar Pulau Moor/Mor, dengan jarak kurang lebih 17 mil dari daratan Nabire. Mendapatkan laporan tersebut, Captain KMP Masirei langsung mengambil tindakan cepat dengan memerintahkan kapal untuk menghentikan mesin dan melakukan pencarian terhadap kelima orang tersebut.
Captain bersama para perwira kapal dan seluruh crew kemudian melakukan penyisiran di sekitar lokasi yang dilaporkan. Upaya pencarian dilakukan dengan penuh kewaspadaan untuk memastikan keberadaan kelima orang yang berada dalam kondisi darurat tersebut.
Setelah dilakukan pencarian, kelima orang akhirnya berhasil ditemukan di laut. Awak KMP Masirei kemudian segera melakukan proses pertolongan dan evakuasi terhadap seluruh korban.
Kelima orang tersebut berhasil dinaikkan ke atas kapal untuk mendapatkan penanganan awal. Perwira dan crew KMP Masirei kemudian melakukan pemeriksaan terhadap kondisi mereka setelah berhasil dievakuasi dari laut.
Keberhasilan pertolongan tersebut menjadi bagian penting dari upaya keselamatan pelayaran, mengingat kondisi lima orang yang berada di laut membutuhkan tindakan cepat untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.
Setelah proses evakuasi selesai, pihak KMP Masirei kemudian melakukan koordinasi dan melaporkan kejadian tersebut kepada sejumlah pihak terkait, di antaranya Syahbandar Serui, KP3 Serui, dan Syahbandar Waren.
Pelaporan dan koordinasi tersebut dilakukan sebagai bagian dari prosedur penanganan kejadian darurat di laut sekaligus memastikan informasi mengenai proses pertolongan dan evakuasi dapat diteruskan kepada pihak berwenang.


Dengan demikian, rangkaian pertolongan terhadap lima orang tersebut berlangsung setelah awak KMP Masirei menerima laporan adanya kondisi darurat di laut. Respons cepat Captain, perwira, dan seluruh crew kapal memungkinkan kelima orang tersebut ditemukan, diselamatkan, serta dievakuasi ke atas kapal dalam keadaan selamat. (RED-GALA MANDIRI)

Leave A Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *