NABIRE – Persaingan sengit jet air tradisional tersaji dalam babak semifinal dan final Lomba Balap Perahu Mesin Tempel 15 PK yang digeber di Pantai Maff, Nabire, Sabtu (18/7/2026). Ajang adu kecepatan dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80 ini sukses menyedot perhatian dan antusiasme tinggi dari masyarakat pencinta olahraga watersport di Papua Tengah.

Atmosfer kompetisi sudah memanas sejak babak semifinal yang mempertemukan para racer motor tempel terbaik hasil seleksi penyisihan. Dari tiga race semifinal yang berlangsung ketat, sembilan starter terbaik berhasil mengamankan tiket menuju partai final. Para finalis ini merepresentasikan peta kekuatan olahraga air dari berbagai daerah, mulai dari Kabupaten Nabire, Distrik Wapoga, Kabupaten Waropen, hingga Kabupaten Kepulauan Yapen.

Memasuki start partai puncak, adu top speed di atas gelombang Pantai Maff berlangsung dramatis namun tetap menjunjung tinggi fair play. Lewat aksi cornering yang memukau dan kejelian membaca arah angin di lintasan air, Arson Dewiti Ayeri dari Nabire Siriwini akhirnya berhasil menyentuh garis finish pertama kali. Ia keluar sebagai yang tercepat dan berhak naik ke podium utama sebagai Juara I.

Posisi runner-up (Juara II) diamankan oleh pembalap andalan Nabire Xbobo, Naftali Karubaba, yang terus menempel ketat sejak lap pertama. Sementara itu, tim Nabire Boratei menunjukkan dominasi kolektifnya dengan mengamankan dua posisi berikutnya, masing-masing lewat Markus Waroi di tempat ketiga dan Elisa Fonataba sebagai Juara IV.

Demi menjaga marwah kompetisi yang bersih, panitia menerapkan aturan regulasi yang sangat ketat. Sesaat setelah melewati bendera checkered flag, tim pengawas perlombaan bersama mekanik langsung melakukan inspeksi mendalam (scrutineering) terhadap mesin perahu milik para pemenang di parc ferme.
Langkah ini diambil untuk memastikan tidak ada indikasi modifikasi ilegal atau kecurangan pada dapur pacu. Hasil pemeriksaan menyatakan seluruh mesin yang digunakan para juara tetap sesuai dengan regulasi baku, yakni spesifikasi standar pabrikan 15 PK.

Gelaran olahraga air ini dihadiri langsung oleh Wakapolda Papua Tengah, Kombes Pol. Dr. Gustav Robby Urbinas, S.H., S.I.K., M.Pd., M.H., bersama jajaran Pejabat Utama Polda Papua Tengah. Usai Koordinator Lapangan AKP Muhamad Jaidin membacakan hasil resmi perlombaan, Wakapolda secara resmi menutup seluruh rangkaian kejuaraan.
“Kami sangat mengapresiasi kerja keras panitia, performa impresif para peserta, serta dukungan penuh suporter yang menjaga balapan ini tetap mengutamakan aspek keselamatan, keamanan, dan sportivitas,” ujar Kombes Pol. Gustav Robby Urbinas dalam sambutannya.

Senada dengan hal itu, Direktur Polairud Polda Papua Tengah sekaligus Ketua Panitia, Kombes Pol. Mas Anton Widyodigdo, S.I.K., menegaskan bahwa ajang ini sukses mengawinkan misi prestasi olahraga dengan fungsi sosial. Menurutnya, event ini berhasil menjadi panggung unjuk gigi potensi atlet olahraga perairan lokal sekaligus mempererat sinergi antara Polri dan masyarakat Papua Tengah.

Acara ditutup dengan prosesi penyerahan trofi dan hadiah kepada para pemenang oleh Pejabat Utama Polda Papua Tengah, doa bersama, serta sesi foto bersama di tepi Pantai Maff.

(red Gala Mandiri)


Leave A Comment