IMG-20260728-WA0023

Pimpinan DPRPT Bertemu Mahasiswa Timika, Dukung Gerakan Literasi untuk Anak-Anak Intan Jaya

NABIRE, PAPUA TENGAH – GALA MANDIRI -Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Papua Tengah (DPRPT), dalam hal ini Wakil Ketua IV John N.R. Gobai, menerima kunjungan seorang mahasiswa asal Kabupaten Intan Jaya yang sedang menempuh pendidikan di Universitas Timika, Kabupaten Mimika, untuk membahas pengembangan gerakan literasi di daerah asalnya.


Mahasiswa tersebut, Thomas Bagubau, datang untuk memperkenalkan diri sekaligus menyampaikan gagasannya membangun kembali gerakan literasi di Kabupaten Intan Jaya. Saat ini, Thomas aktif sebagai penggerak literasi di Kota Timika melalui sebuah komunitas yang telah dijalaninya selama hampir sembilan tahun.
Dalam pertemuan tersebut, Thomas menjelaskan bahwa pengalamannya selama bertahun-tahun menggerakkan kegiatan literasi di Timika mendorongnya untuk memperluas gerakan serupa ke Kabupaten Intan Jaya. Menurutnya, anak-anak yang tinggal di wilayah dengan berbagai tantangan, termasuk daerah yang masih terdampak konflik, tetap memiliki hak yang sama untuk memperoleh pendidikan dan akses terhadap bahan bacaan.
Ia mengatakan, keinginannya membawa gerakan literasi ke Intan Jaya merupakan inisiatif pribadi yang dilandasi kepedulian terhadap masa depan generasi muda di daerah tersebut.
“Selama hampir sembilan tahun saya bergerak di bidang literasi di Timika. Kini saya ingin membawa gerakan literasi itu ke Intan Jaya karena saya percaya setiap anak memiliki hak untuk mendapatkan pendidikan. Untuk itu saya berharap adanya dukungan dari berbagai pihak, terutama pemerintah daerah, agar cita-cita ini dapat terwujud,” ungkap Thomas.


Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua IV DPRPT John N.R. Gobai memberikan apresiasi atas semangat dan kepedulian Thomas dalam memajukan dunia pendidikan melalui gerakan literasi.
Menurut Gobai, upaya yang dilakukan generasi muda seperti Thomas merupakan langkah positif yang patut didukung bersama, baik oleh pemerintah provinsi, pemerintah Kabupaten Intan Jaya, maupun instansi terkait seperti Dinas Pendidikan.
Ia menegaskan bahwa kondisi keamanan yang masih menjadi tantangan di sejumlah wilayah tidak boleh menghilangkan hak anak-anak untuk memperoleh pendidikan yang layak.
“Walaupun masih terdapat berbagai tantangan, termasuk situasi konflik di beberapa wilayah, hak anak-anak untuk mendapatkan pendidikan tetap harus dipenuhi. Karena itu, gerakan literasi seperti yang digagas Thomas merupakan inisiatif yang sangat baik dan perlu mendapat dukungan dari semua pihak,” ujar Gobai.
Gobai berharap kolaborasi antara pemerintah, komunitas literasi, lembaga pendidikan, dan masyarakat dapat terus diperkuat sehingga akses pendidikan bagi anak-anak di Kabupaten Intan Jaya semakin terbuka.
Ia juga mendorong Thomas dan para penggerak literasi lainnya agar tetap konsisten menjalankan kegiatan sosial di bidang pendidikan sebagai bentuk kontribusi nyata dalam mencerdaskan generasi muda Papua Tengah.
Pertemuan tersebut diharapkan menjadi langkah awal untuk membangun sinergi antara DPRPT, pemerintah daerah, dan komunitas literasi dalam menghadirkan ruang belajar yang lebih luas bagi anak-anak di Kabupaten Intan Jaya, sehingga mereka tetap memperoleh kesempatan belajar dan mengembangkan potensi meskipun berada di tengah berbagai keterbatasan. (RED-GALA MANDIRI)

Leave A Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *