IMG-20251227-WA0007

Truk Fuso Terjun ke Laut di Dermaga Samabusa Nabire, Satu Tewas dan Seorang Anak Masih Dicari

Nabire, Papua Tengah —galaMandiri – Peristiwa tragis terjadi di Dermaga Pelabuhan Laut Samabusa, Kabupaten Nabire, pada Sabtu (27/12/2025) sekitar pukul 00.00 WIT. Sebuah truk jenis fuso dilaporkan terjun ke laut saat melakukan manuver mundur untuk parkir di area dermaga. Insiden tersebut mengakibatkan dua orang menjadi korban, satu di antaranya masih dalam pencarian.
Kapolsubsektor Kawasan Pelabuhan Samabusa, Ipda Anis Kari, membenarkan kejadian laka laut tersebut. Ia mengatakan bahwa dirinya bersama anggota Polsubsektor Kawasan Pelabuhan langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) setelah menerima laporan.

“Benar, pada Sabtu dini hari sekitar pukul 24.00 WIT, anggota Polsubsektor Kawasan Pelabuhan yang saya pimpin langsung mendatangi TKP laka laut di Dermaga Pelabuhan Laut Nabire,” ujar Ipda Anis Kari saat dihubungi awak media melalui sambungan telepon.
Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, insiden bermula saat truk fuso menghadap ke arah barat dan melakukan manuver mundur untuk parkir. Namun, kendaraan diduga menabrak pembatas dermaga. Sopir yang panik kemudian secara refleks menginjak pedal gas, sehingga truk langsung terjun dari dermaga ke laut.


“Sopir diduga panik dan menginjak pedal gas, sehingga kendaraan langsung terjun dari dermaga ke laut,” jelas Ipda Anis Kari.
Akibat kejadian tersebut, truk fuso tenggelam ke perairan pelabuhan bersama para penumpangnya. Dua orang dilaporkan menjadi korban, yakni Anton (40) yang telah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia, serta Yanti (5), seorang anak perempuan yang hingga kini masih dalam pencarian.
Ipda Anis Kari mengungkapkan bahwa korban anak sempat terlihat muncul ke permukaan laut. Berdasarkan keterangan saksi berinisial F (45), korban sempat berenang sebelum akhirnya kembali tenggelam.
“Korban Yanti sempat berenang dan terlihat naik ke permukaan, namun diduga tidak kuat melawan arus laut sehingga kembali tenggelam,” terangnya.
Pasca kejadian, tim gabungan langsung dikerahkan untuk melakukan pencarian dan evakuasi. Tim terdiri dari Basarnas Nabire, TNI AL (Lanal Nabire), personel KP3 Laut Nabire, Syahbandar, serta unsur terkait lainnya.
“Dengan kesiapan tim gabungan, jenazah korban Anton telah berhasil ditemukan, sementara pencarian terhadap korban Yanti masih terus dilakukan,” kata Ipda Anis Kari.


Hingga saat ini, truk fuso yang terjun ke laut belum berhasil dievakuasi dan masih berada di dasar perairan Pelabuhan Samabusa. Pihak kepolisian menyatakan masih melakukan pendalaman dan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan tersebut, termasuk kemungkinan faktor kelalaian dan kondisi dermaga.
Masyarakat yang beraktivitas di sekitar kawasan pelabuhan diimbau untuk lebih berhati-hati, khususnya saat melakukan manuver kendaraan berat di area dermaga, guna mencegah kejadian serupa terulang kembali. (RED)

Leave A Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *