mubes 1

MUBES ENAM SUKU NABIRE HARI KEDUA ALAMI JALAN BUNTU, PEMILIHAN KEPALA SUKU DISKORS KARENA MISKOMUNIKASI

NABIRE, 31 JULI 2026 – Musyawarah Besar (Mubes) Masyarakat Adat Enam Suku Pesisir dan Kepulauan Nabire hari kedua yang berlangsung hingga malam ini terpaksa dihentikan sementara.

Sidang pemilihan Kepala Suku berujung skorsing setelah situasi forum berjalan sangat alot dan diwarnai adu argumentasi dan miskomunikasi tajam antara peserta, pimpinan sidang, dan panitia.

Berikut adalah poin-poin utama dari jalannya Mubes hari kedua:

  • Suku Mora Tarik Diri:Suku Mora menyatakan tidak terlibat dalam pemilihan di Mubes ini. Mereka meminta waktu untuk melakukan konsolidasi internal dan menggelar pemilihan langsung di kampung-kampung Kepulauan Mora.
  • Dua Suku Tempuh Jalur Voting:Pemilihan menyisakan Suku Gwoa dan Suku Umari. Suku Gwoa mengusulkan Sefnat Maniawasi, Petrus Marei, dan Fredik Sayori. Sementara Suku Umari mengusulkan Lambertus Mareku, Beny Sadi, dan Kenedy Kaikatui.
  • PAW Suku Yaur Ditetapkan:Sebelum sidang memanas, forum telah sepakat menetapkan Andris Uriway sebagai Pelaksana Antar Waktu (PAW) Kepala Suku Yaur untuk menggantikan almarhum Jitro Homba.
  • Sidang Pemilihan Diskors:Pimpinan sidang resmi menghentikan sementara rapat pleno guna menyamakan persepsi antara seluruh pihak setelah terjadi ketegangan komunikasi di dalam forum.

Agenda Mubes hari ini juga telah berhasil menyelesaikan penyampaian laporan hasil kerja serta pembahasan materi dari 4 komisi sidang adat.

Walaupun alot dan sempat memanas, yang berakibat diskorsing, Sidang pemilihan kepala suku pada Mubes Enam Suku, kembali di buka beberapa saat kemudian, dan di tetapkan untuk di lanjutkan pada keesokan harinya.

Pimpinan Sidang tetap dan Panitia menghimbau untuk para peserta dapat kembali pada keesokan harinya guna melanjutkan sidang pemilihan kepala suku Gwoa dan Umari, menurut Pimpinan sidang dan Panitia, hal hal yang terjadi saat sidang adat kali ini, yakni adanya miskomunikasi, dan saling beradu argumentasi, merupakan dilema dalam berdemokrasi.(red Gala Mandiri)

Leave A Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *