IMG-20260108-WA0010

RKPD Papua Tengah 2026 Ditekankan pada Pendidikan Gratis, RS Provinsi, dan Pemerataan Pembangunan

  • Nabire, Papua Tengah – GALA MANDIRI – Pemerintah Provinsi Papua Tengah melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) membeberkan arah kebijakan pembangunan daerah dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun Anggaran 2026. Pemaparan tersebut berlangsung di Kantor Bapperida Papua Tengah, Nabire, Selasa (7/1/2026).
    Pelaksana Tugas Kepala Bapperida Papua Tengah, Eliezer Yogi, menyampaikan bahwa RKPD 2026 disusun sebagai panduan strategis pembangunan daerah yang selaras dengan kebijakan nasional serta responsif terhadap dinamika ekonomi global dan lokal.

  • Ia menjelaskan, tahun 2026 menjadi tonggak penting karena merupakan fase penuh pelaksanaan visi dan misi Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Tengah definitif. Fokus utama diarahkan pada pembangunan sumber daya manusia, layanan kesehatan, infrastruktur dasar, penguatan ekonomi rakyat, serta penguatan sosial kemasyarakatan.
    Dalam dokumen RKPD yang mengacu pada Peraturan Gubernur Nomor 17 Tahun 2025, sektor pendidikan menjadi prioritas utama. Pemerintah daerah mendorong implementasi Sekolah Sepanjang Hari, Pendidikan Gratis, pembangunan sekolah berasrama, boarding school, pelaksanaan Pendidikan Profesi Guru (PPG), pembangunan perguruan tinggi, serta pemerataan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di seluruh wilayah Papua Tengah.
    Pada sektor kesehatan, Eliezer menyebutkan bahwa pembangunan Rumah Sakit Provinsi menjadi program unggulan, disertai penguatan layanan kesehatan melalui program Ko Harus Sehat, pengembangan Puskesmas percontohan di delapan kabupaten, penyiapan tenaga medis profesional khususnya dokter Orang Asli Papua (OAP), pembangunan klinik bersalin, hingga layanan kesehatan reproduksi lanjutan seperti bayi tabung.
    Sementara itu, pembangunan infrastruktur difokuskan pada penyediaan pusat pemerintahan, pembukaan dan peningkatan akses jalan antar kabupaten, penyediaan air bersih, subsidi transportasi udara, pembangunan rumah layak huni, serta pemerataan akses listrik di seluruh kabupaten se-Papua Tengah.
    Di bidang ekonomi, Pemerintah Provinsi Papua Tengah akan memperkuat sektor unggulan daerah, khususnya pertanian dan peternakan, melalui dukungan permodalan dan fasilitasi usaha bagi masyarakat.
    Eliezer menegaskan bahwa RKPD 2026 dirancang sebagai instrumen percepatan pembangunan yang berkeadilan dan berkelanjutan, dengan tujuan utama meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta memperkuat kualitas pelayanan publik.
    “RKPD ini menjadi komitmen pemerintah agar setiap kebijakan dan anggaran benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, terutama Orang Asli Papua,” pungkasnya. (RED-GALA MANDIRI)

Leave A Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *