
NABIRE, PAPUA TENGAH – GALA MANDIRI –enagoNews – Kenedi Kayukatui resmi terpilih sebagai Kepala Suku Umari dalam Musyawarah Besar (Mubes) Enam Suku Masyarakat Adat Pesisir dan Kepulauan yang berlangsung di Manase Beach, Kalibobo, Kabupaten Nabire.
Pemilihan berlangsung secara terbuka di hadapan pimpinan sidang, tim pengarah sidang, para peserta Mubes, serta perwakilan masyarakat adat. Seluruh tahapan, mulai dari pemungutan hingga penghitungan suara, dilakukan secara transparan sehingga mendapat sambutan positif dari para peserta.

Berdasarkan hasil penghitungan suara, Kenedi Kayukatui berhasil memperoleh dukungan terbanyak dengan meraih 88 suara dari total 143 suara yang sah. Sementara itu, Lamberthus Mariku berada di posisi kedua dengan 29 suara, sedangkan Beni Sadi memperoleh 26 suara dan menempati urutan ketiga.

Hasil penghitungan suara tersebut kemudian diserahkan kepada Pimpinan Sidang Mubes, Edy Wabes, untuk selanjutnya ditetapkan sebagai keputusan resmi forum.
Melalui keputusan sidang, Edy Wabes menetapkan Kenedi Kayukatui sebagai Kepala Suku Umari terpilih, Lamberthus Mariku sebagai Sekretaris, dan Beni Sadi sebagai Wakil Ketua. Penetapan tersebut disambut tepuk tangan meriah dari peserta Mubes yang mengikuti seluruh proses hingga selesai.

Pelaksanaan pemilihan Kepala Suku Umari menjadi salah satu agenda penting dalam rangkaian Mubes Enam Suku Masyarakat Adat Pesisir dan Kepulauan. Selain menghasilkan kepemimpinan baru, proses ini juga menjadi contoh pelaksanaan demokrasi adat yang menjunjung tinggi prinsip keterbukaan, musyawarah, dan penghormatan terhadap hak setiap peserta.

Sejumlah tokoh adat memberikan apresiasi atas jalannya proses pemilihan yang dinilai berlangsung tertib, aman, jujur, dan transparan. Mereka menilai mekanisme yang diterapkan mampu membangun kepercayaan seluruh peserta sehingga hasil yang ditetapkan dapat diterima dengan baik oleh semua pihak.
Apresiasi tersebut datang dari Ketua Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Sarera, Socrates Sayori, Ketua Dewan Adat Kabupaten Nabire Herman Sayori, pimpinan sidang, tim pengarah sidang, Meli Zedek Rumawi hingga para peserta Mubes yang hadir.

Ketua Dewan Adat Kabupaten Nabire, Herman Sayori, menyebut proses pemilihan Kepala Suku Umari layak menjadi contoh bagi pelaksanaan pemilihan kepemimpinan adat di wilayah lain karena mengedepankan prinsip demokrasi dan transparansi.
“Pemilihan Kepala Suku Umari itu yang terbaik, kita harus mencontohnya,” ujar Herman Sayori.
Dengan terpilihnya Kenedi Kayukatui sebagai Kepala Suku Umari, diharapkan kepengurusan baru dapat menjalankan amanah masyarakat adat, memperkuat persatuan warga Suku Umari, serta berperan aktif dalam mendukung eksistensi, pelestarian nilai-nilai adat, dan perjuangan hak-hak masyarakat adat di wilayah pesisir dan kepulauan Papua Tengah.(RED-GALA MANDIRI)


Leave A Comment