Diben-Elaby

DPR Papua Tengah Minta Aparat Segera Ambil Alih Penanganan Konflik di Kwamki Narama

Nabire, Papua Tengah – GALA MANDIRI – Wakil Ketua I Dewan Perwakilan Rakyat Papua Tengah (DPRPT), Diben Elabi, mendesak bersama aparat keamanan untuk segera turun tangan menghentikan konflik antarwarga yang pecah di Distrik Kwamki Narama, Kabupaten Mimika.
Diben menegaskan bahwa situasi tersebut tidak boleh dibiarkan berlarut-larut karena berpotensi menimbulkan korban jiwa lebih banyak serta mengganggu stabilitas keamanan dan kehidupan sosial masyarakat.
“Kehadiran negara tidak boleh hanya sebatas memantau. Pemerintah dan aparat harus hadir langsung di tengah masyarakat untuk menghentikan konflik ini,” tegas Diben dalam pernyataannya.
Ia meminta Kapolda Papua Tengah dan Kapolres Mimika segera mengambil langkah tegas melalui penegakan hukum yang adil dan terukur. Menurutnya, tindakan ini penting agar konflik serupa tidak terus terulang dan menjadi preseden buruk bagi keamanan di Papua Tengah.


Melalui unggahan di akun media sosial pribadinya, Diben juga menekankan pentingnya koordinasi lintas sektor antara pemerintah daerah, TNI, Polri, dan tokoh masyarakat. Ia berharap pemerintah tidak hanya bekerja dari balik meja, tetapi turun langsung ke Timika untuk membangun komunikasi dengan pihak-pihak yang bertikai.
“Dialog dan pendekatan persuasif harus menjadi prioritas, namun penegakan hukum tetap harus berjalan. Kekerasan dalam bentuk apa pun adalah kejahatan dan melanggar nilai-nilai kemanusiaan,” ujarnya.
Diben mengingatkan bahwa pembiaran konflik akan berdampak luas terhadap kehidupan masyarakat, termasuk lumpuhnya aktivitas ekonomi dan terganggunya rasa aman warga.
‘Negara memiliki kewajiban konstitusional untuk melindungi seluruh rakyatnya. Tidak ada alasan apa pun yang membenarkan pertikaian yang mengorbankan nyawa warga sipil,” tegasnya.
Sebagai penutup, Diben berharap ada langkah nyata dan serius dari pemerintah serta TNI-Polri dalam waktu dekat untuk memulihkan situasi keamanan di Distrik Kwamki Narama.
“Mari kita hentikan kekerasan, menanggalkan senjata, dan kembali merajut persaudaraan demi masa depan Mimika yang lebih damai,” pungkasnya. (RED-GALA MANDIRI)

Leave A Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *