
NABIRE, Papua Tengah — GALA MANDIRI –Kebakaran lahan terjadi di sekitar kawasan Bandara Douw Aturure, tepatnya di Kampung Bumi Mulia, Distrik Wanggar, Kabupaten Nabire, Papua Tengah, Rabu (16/9/2026) dini hari.
Peristiwa tersebut mendapat perhatian langsung dari jajaran Polres Nabire. Kapolres Nabire AKBP Samuel D. Tatiratu, S.I.K., M.H., CPHR, bersama sejumlah pejabat utama dan personel kepolisian mendatangi lokasi untuk memantau kondisi sekaligus memastikan api tidak meluas ke kawasan sekitar bandara.
Kegiatan monitoring dan penanganan kebakaran berlangsung sekitar pukul 01.20 WIT. Kapolres Nabire didampingi Wakapolres Nabire Kompol Henri Alfredo Korwa, S.I.K., M.H., Kasat Reskrim Polres Nabire IPTU Bogi Transtanto, S.H., serta Kapolsubsektor Bandara Ipda Justine Raphael Udam.

Sejumlah personel dari Polsek Nabire Barat, anggota logistik, dan personel KP3 Udara turut dikerahkan dalam penanganan kebakaran tersebut.
Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, titik api berasal dari lahan milik warga berinisial M. Takimai yang berada di sekitar kawasan bandara. Lokasi lahan yang terbakar berada tidak jauh dari Bandara Douw Aturure.
Hingga proses pemadaman dilakukan, penyebab pasti kebakaran belum diketahui. Polisi masih melakukan pemantauan terhadap kondisi lokasi untuk memastikan tidak terdapat titik api yang kembali menyala.
Pemadaman dilakukan secara manual oleh personel Polres Nabire yang dipimpin langsung Kapolres Nabire. Upaya tersebut juga mendapat dukungan satu unit mobil pemadam kebakaran milik Polres Nabire.
Kondisi lahan yang sebelumnya telah dibersihkan menggunakan alat berat diduga membuat rumput yang tersisa menjadi kering. Ditambah dengan kondisi angin yang cukup kencang, api dengan cepat menyebar di area lahan.

Meski demikian, upaya pemadaman yang dilakukan secara bersama-sama berhasil mengendalikan kobaran api sehingga tidak meluas ke wilayah di sekitar kawasan bandara.
Sekitar pukul 03.30 WIT, api dinyatakan berhasil dipadamkan. Situasi di lokasi kemudian dilaporkan aman dan terkendali.
Jajaran kepolisian tetap melakukan pemantauan untuk mengantisipasi munculnya kembali titik api, mengingat kondisi rumput kering dan tiupan angin dapat memicu kembali kebakaran.
Polisi juga mengingatkan pentingnya kewaspadaan terhadap aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran lahan, khususnya di sekitar kawasan yang memiliki fasilitas vital seperti bandara.
Sampai dengan berakhirnya kegiatan, tidak dilaporkan adanya korban jiwa maupun gangguan terhadap keamanan di sekitar lokasi. Penyebab pasti kebakaran masih dalam penanganan dan pendalaman lebih lanjut oleh pihak kepolisian. (RED-GALA MANDIRI)


Leave A Comment