“Dari Peringatan Maulid Nabi, Menyerap Aspirasi Warga hingga Membuka Turnamen Catur”

NABIRE, PAPUA TENGAH | GALA MANDIRI – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Nabire, H. Muhammad Iskandar, S.P., melaksanakan tiga kegiatan sekaligus dalam satu hari, Minggu (6/9/2026).

Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kabupaten Nabire tersebut menjalani serangkaian agenda secara maraton sejak pagi hari hingga sore bahkan malam hari. Tiga kegiatan tersebut meliputi menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, melaksanakan Reses Tahap II Tahun 2026, serta menghadiri kegiatan turnamen catur di wilayah Girimulyo.

Padatnya agenda tersebut menjadi bagian dari komitmen H. Muhammad Iskandar dalam membangun komunikasi dan kedekatan dengan masyarakat, sekaligus menjalankan tugasnya sebagai wakil rakyat dan Ketua Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kabupaten Nabire.
Hadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW
Kegiatan diawali dengan menghadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang diselenggarakan oleh Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Musholla Al-Ikhlas, Girimulyo.
Kehadiran H. Muhammad Iskandar di tengah-tengah umat Muslim tersebut menjadi momentum untuk mempererat tali silaturahmi dengan masyarakat. Selain itu, kehadirannya juga merupakan bagian dari upaya untuk terus membaur dan berinteraksi langsung dengan warga masyarakat yang berada di daerah pemilihannya.
Menurutnya, seorang wakil rakyat tidak hanya menjalankan tugas melalui kegiatan formal pemerintahan dan kedewanan, tetapi juga perlu hadir secara langsung di tengah kehidupan sosial masyarakat.
Melalui kegiatan keagamaan seperti peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, dirinya dapat bertemu, berkomunikasi dan mendengarkan langsung berbagai kondisi yang dihadapi masyarakat.
Kegiatan tersebut juga menjadi sarana untuk memperkuat persatuan dan kebersamaan antarwarga, khususnya dalam kehidupan bermasyarakat yang penuh dengan keberagaman.
Setelah mengikuti rangkaian kegiatan Maulid Nabi, H. Muhammad Iskandar bersama masyarakat melaksanakan ibadah salat Zuhur berjamaah di Pondok Pesantren Nurul Yaqien, Girimulyo.
Langsung Menuju Lokasi Reses Tahap II Tahun 2026

Usai melaksanakan ibadah salat Zuhur berjamaah, H. Muhammad Iskandar langsung melanjutkan agenda berikutnya dengan melaksanakan Reses Tahap II Tahun 2026.
Kegiatan reses tersebut berlangsung di Jalan Sinak, Girimulyo, Kabupaten Nabire.
Dalam kegiatan tersebut, Sekretaris DPC PDIP Kabupaten Nabire ini bertemu langsung dengan warga masyarakat untuk mendengarkan dan menyerap berbagai aspirasi, keluhan serta kebutuhan pembangunan yang dirasakan masyarakat.
Reses menjadi salah satu momentum penting bagi anggota DPRK untuk turun langsung ke lapangan. Dalam kegiatan tersebut, masyarakat diberikan kesempatan untuk menyampaikan kebutuhan yang selama ini dianggap penting dan mendesak.
Berbagai aspirasi pun disampaikan oleh warga dari sejumlah wilayah, termasuk Girimulyo dan Bumiwonorejo.
Warga Usulkan Pengaspalan Jalan Sinak

Salah satu aspirasi utama yang disampaikan masyarakat adalah kebutuhan pembangunan infrastruktur jalan.
Warga Girimulyo mengusulkan agar Jalan Sinak dapat dilakukan pengaspalan. Menurut masyarakat, pembangunan dan peningkatan kualitas jalan sangat penting untuk menunjang aktivitas sehari-hari warga.
Infrastruktur jalan yang baik diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam menjalankan aktivitas, baik untuk kepentingan ekonomi, pendidikan maupun kegiatan sosial lainnya.
Aspirasi tersebut disampaikan langsung kepada H. Muhammad Iskandar agar dapat menjadi perhatian dan diperjuangkan melalui mekanisme pemerintahan dan penganggaran yang berlaku.
Warga Bumiwonorejo Minta Pembangunan Jembatan Permanen

Selain persoalan jalan, perwakilan masyarakat dari Bumiwonorejo juga menyampaikan aspirasi terkait kondisi jembatan di RT 8 RW 2.
Warga berharap adanya pembangunan jembatan permanen karena kondisi jembatan yang ada saat ini dinilai semakin memprihatinkan.
Menurut warga, jembatan tersebut sudah tidak lagi mampu menahan kendaraan yang membawa beban berat. Kondisi tersebut tentu menjadi perhatian masyarakat karena jembatan merupakan salah satu fasilitas penting yang digunakan untuk mendukung mobilitas warga.
Masyarakat berharap pemerintah dapat memberikan perhatian serius terhadap kondisi tersebut agar akses masyarakat tetap aman dan aktivitas warga tidak terganggu.
Pembangunan jembatan permanen dinilai sebagai solusi jangka panjang untuk memberikan keamanan dan kenyamanan bagi masyarakat.
Aspirasi Warga untuk Menghidupkan Kembali Olahraga Catur

Menariknya, dalam kegiatan reses tersebut, masyarakat tidak hanya menyampaikan aspirasi terkait pembangunan infrastruktur.
Warga juga menyampaikan harapan agar cabang olahraga catur kembali dihidupkan dan dikembangkan di Kabupaten Nabire.
Masyarakat menginginkan adanya kompetisi, turnamen maupun event catur yang dapat dilaksanakan secara rutin.
Aspirasi tersebut mendapat perhatian dari H. Muhammad Iskandar yang juga menjabat sebagai Ketua Percasi Kabupaten Nabire.
Menurutnya, olahraga catur memiliki potensi besar untuk berkembang apabila mendapatkan dukungan dan ruang yang cukup bagi para pecatur untuk berkompetisi.
Dengan sering dilaksanakannya pertandingan dan turnamen, para atlet maupun pecatur dapat mengasah kemampuan serta meningkatkan pengalaman bertanding.
Janji Perjuangkan Aspirasi Sesuai Prosedur

Menanggapi berbagai keluhan dan aspirasi masyarakat, H. Muhammad Iskandar menyampaikan komitmennya untuk memperjuangkan aspirasi yang telah disampaikan warga.
Namun demikian, dirinya menegaskan bahwa seluruh aspirasi tersebut tetap harus melalui prosedur, mekanisme dan aturan yang berlaku.
Sebagai anggota DPRK, aspirasi masyarakat akan menjadi bahan untuk diperjuangkan melalui pembahasan bersama pemerintah daerah sesuai dengan kewenangan dan mekanisme penganggaran.
H. Muhammad Iskandar juga meminta masyarakat untuk tetap bersabar, terutama mengingat kondisi keuangan daerah saat ini yang turut terdampak oleh kebijakan efisiensi anggaran.
Menurutnya, kondisi tersebut menjadi salah satu tantangan dalam merealisasikan berbagai program pembangunan yang diharapkan masyarakat.
“Kabupaten Nabire sendiri terdampak efisiensi anggaran dan harus rela mendapat pemotongan anggaran sebesar Rp400 miliar,” ujarnya.
Meski demikian, dirinya berharap kondisi tersebut tidak mengurangi semangat masyarakat dan pemerintah untuk terus berupaya membangun Kabupaten Nabire.
Salurkan Bantuan 20 Unit Sumur Bor
Dalam kesempatan tersebut, H. Muhammad Iskandar juga menyalurkan bantuan berupa 20 unit sumur bor kepada masyarakat.
Bantuan tersebut diperuntukkan bagi dua kelurahan, yakni Kelurahan Girimulyo dan Kelurahan Bumiwonorejo.
Masing-masing wilayah mendapatkan sebanyak 10 unit sumur bor.
Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan masyarakat, khususnya dalam hal penyediaan dan akses terhadap air.
Penyaluran bantuan ini juga menjadi bentuk kepedulian terhadap kebutuhan dasar masyarakat yang selama ini membutuhkan perhatian.

Warga pun menyambut baik bantuan tersebut dan berharap keberadaan sumur bor dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di kedua wilayah.
Dari Reses Langsung Menuju Arena Turnamen Catur

Setelah menyelesaikan seluruh rangkaian kegiatan Reses Tahap II Tahun 2026 dan menyerap aspirasi masyarakat, H. Muhammad Iskandar kembali melanjutkan agenda berikutnya.
Anggota DPRK Nabire dari Fraksi PDIP tersebut langsung menuju lokasi turnamen catur yang berlangsung di sebuah kafe yang berada berdampingan dengan Pondok Pesantren Nurul Yaqien, Girimulyo.
Kehadirannya dalam kegiatan tersebut sekaligus menunjukkan perhatian terhadap perkembangan olahraga, khususnya olahraga catur di Kabupaten Nabire.
Sebagai Ketua Percasi Kabupaten Nabire, H. Muhammad Iskandar berharap kegiatan olahraga catur dapat terus berkembang dan mendapatkan tempat di tengah masyarakat.
Hampir 40 Pecatur Ramaikan Turnamen
Turnamen catur tersebut mendapat antusiasme cukup besar dari masyarakat.
Berdasarkan catatan panitia, jumlah peserta yang telah mendaftarkan diri mencapai 37 pecatur.
Jumlah tersebut menunjukkan bahwa minat masyarakat terhadap olahraga catur masih cukup tinggi.
Antusiasme para pecatur tersebut juga sejalan dengan aspirasi yang sebelumnya disampaikan masyarakat dalam kegiatan reses, yakni keinginan untuk menghidupkan kembali cabang olahraga catur di Kabupaten Nabire.
Keberadaan turnamen menjadi salah satu sarana penting untuk memberikan kesempatan kepada para pecatur lokal dalam mengembangkan kemampuan.
Selain sebagai ajang kompetisi, turnamen juga menjadi tempat untuk mempererat silaturahmi dan membangun semangat kebersamaan di antara para pecatur.
Persilakan Masyarakat Menggelar Kejuaraan Catur

H. Muhammad Iskandar mempersilakan masyarakat maupun komunitas untuk menggelar berbagai kegiatan dan kejuaraan catur.
Namun, dirinya meminta agar pelaksanaan kegiatan tersebut terlebih dahulu dilakukan melalui koordinasi dan konsultasi dengan Percasi Kabupaten Nabire.
Hal tersebut dinilai penting agar pelaksanaan kegiatan dapat berjalan dengan baik, terarah serta memiliki tujuan yang jelas dalam pembinaan atlet.
Sebagai Ketua Percasi Kabupaten Nabire, dirinya berharap seluruh kegiatan catur dapat menjadi bagian dari upaya bersama dalam mencari dan membina bibit-bibit atlet potensial.
Dengan adanya koordinasi yang baik, setiap kegiatan turnamen dapat memberikan dampak positif terhadap perkembangan olahraga catur di daerah.
Harapan Lahirnya Pecatur Hebat Asal Nabire
H. Muhammad Iskandar berharap tingginya antusiasme masyarakat terhadap olahraga catur dapat terus dipertahankan.
Menurutnya, semakin sering turnamen dan kompetisi dilaksanakan, maka semakin besar pula kesempatan bagi para pecatur untuk meningkatkan kemampuan dan mental bertanding.
Ia berharap olahraga catur di Kabupaten Nabire dapat terus berkembang dan menghasilkan pecatur-pecatur hebat yang mampu membawa nama daerah ke tingkat yang lebih tinggi.
Para pecatur potensial diharapkan nantinya dapat mengikuti berbagai kejuaraan, mulai dari tingkat kabupaten, provinsi hingga tingkat nasional.
Dengan pembinaan yang berkelanjutan dan dukungan dari berbagai pihak, bukan tidak mungkin Kabupaten Nabire dapat melahirkan atlet-atlet catur berprestasi.
Komitmen Hadir di Tengah Masyarakat
Rangkaian tiga kegiatan yang dilaksanakan H. Muhammad Iskandar dalam satu hari tersebut menunjukkan aktivitas seorang wakil rakyat yang tidak hanya berfokus pada kegiatan kedewanan.
Mulai dari kegiatan keagamaan, menyerap aspirasi masyarakat melalui reses, hingga memberikan perhatian terhadap perkembangan olahraga, seluruh kegiatan tersebut dilaksanakan secara berkesinambungan.
H. Muhammad Iskandar berharap kehadirannya di tengah masyarakat dapat memperkuat komunikasi antara masyarakat dan wakil rakyat.
Aspirasi yang disampaikan masyarakat diharapkan dapat menjadi bahan perjuangan dalam menentukan arah pembangunan daerah ke depan.

Sementara itu, kegiatan olahraga catur diharapkan dapat terus berkembang sebagai wadah positif bagi masyarakat, khususnya generasi muda, untuk menyalurkan bakat dan kemampuan.
Dengan semangat kebersamaan dan komunikasi yang baik antara masyarakat, pemerintah dan DPRK, berbagai persoalan pembangunan di Kabupaten Nabire diharapkan dapat terus diperjuangkan secara bertahap sesuai dengan kemampuan dan kondisi anggaran daerah. (RED-GALA MANDIRI)


Leave A Comment