PANIAI – 11 jenazah korban meninggal dunia akibat kebakaran hebat yang melanda rumah toko (ruko) di kawasan Pasar Kampung Bopouda, Distrik Paniai Timur, dievakuasi ke Kabupaten Nabire, pada Selasa (8/9) malam.

Pemberagkatan jenasah para korban becana kebakaran melalui jalur darat ini, mendapat pengawalan ketat aparat kepolisian Polres Paniai, guna memastikan perjalanan berjalan aman dan lancar.

Kapolres Paniai, AKBP Roycke Hendrik Francisco Betaubun, mengonfirmasi bahwa pemulangan seluruh korban ke Nabire ini dilakukan atas permintaan langsung pihak keluarga.

Setibanya di Nabire dini hari nanti, jenazah direncanakan akan disemayamkan di salah satu masjid di Kampung Samabusa, Distrik Teluk Kimi, sembari menunggu kepastian jadwal dan lokasi pemakaman dari pihak keluarga.

Sementara itu Polda Papua Tengah telah menerjunkan Tim Laboratorium Forensik (Labfor) dan Disaster Victim Identification (DVI) ke Enarotali, Paniai. Langkah ini diambil guna mempercepat proses identifikasi korban serta membantu penyelidikan mendalam terkait penyebab pasti kebakaran.

Pihak kepolisian menegaskan akan bekerja secara maksimal dan profesional dalam mengungkap latar belakang peristiwa ini.

Kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, bersabar, serta tidak berspekulasi atau menyebarkan informasi simpang siur mengenai penyebab kebakaran, sebelum hasil investigasi resmi dikeluarkan.(red Gala Mandiri)


Leave A Comment