

NABIRE, PAPUA TENGAH |GALA MANDIRI — Kepolisian Resor (Polres) Nabire memperingati Hari Kesaktian Pancasila melalui upacara yang digelar di halaman Mapolres Nabire, Kamis (1/10/2026). Kegiatan berlangsung khidmat dan diikuti jajaran personel Polres Nabire bersama personel Operasi Damai Cartenz (ODC).
Upacara dipimpin langsung Kapolres Nabire AKBP Samuel Dominggus Tatiratu, S.I.K., M.H., CPHR, selaku Inspektur Upacara. Peringatan tersebut menjadi momentum bagi seluruh jajaran kepolisian untuk kembali menghayati nilai-nilai Pancasila sekaligus memperkuat semangat pengabdian dalam menjalankan tugas.

Dalam amanatnya, Kapolres Nabire mengatakan, Hari Kesaktian Pancasila tidak semestinya hanya diperingati sebagai agenda seremonial. Menurutnya, nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila perlu diwujudkan melalui sikap, perilaku dan pelaksanaan tugas setiap anggota Polri.
“Peringatan Hari Kesaktian Pancasila merupakan momentum bagi kita untuk kembali mengingat dan menghayati nilai-nilai luhur Pancasila sebagai dasar negara. Nilai tersebut harus tercermin dalam setiap pelaksanaan tugas, termasuk ketika memberikan pelayanan kepada masyarakat dan menjaga keamanan serta ketertiban,” ujar AKBP Samuel.

Ia menegaskan, perkembangan situasi keamanan yang semakin dinamis menuntut setiap personel Polri untuk meningkatkan profesionalisme, disiplin dan integritas. Setiap anggota juga diminta memahami bahwa tugas kepolisian merupakan bentuk pengabdian kepada masyarakat, bangsa dan negara.
Kapolres mengingatkan personelnya agar senantiasa menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab serta mengedepankan pendekatan yang humanis dalam menghadapi masyarakat.
“Laksanakan tugas dengan penuh keikhlasan, tanggung jawab dan profesionalisme. Jadikan nilai-nilai Pancasila sebagai pedoman dalam bersikap, mengambil keputusan dan memberikan pelayanan kepada masyarakat,” katanya.

Selain menekankan pengabdian, AKBP Samuel juga mengingatkan pentingnya menjaga soliditas dan sinergitas antarpersonel maupun dengan berbagai unsur yang terlibat dalam menjaga keamanan di wilayah Papua Tengah.
Menurutnya, kondisi keamanan yang kondusif membutuhkan kerja sama seluruh pihak. Polri tidak dapat bekerja sendiri, sehingga komunikasi dan koordinasi dengan pemerintah daerah, personel Operasi Damai Cartenz serta elemen masyarakat perlu terus diperkuat.
“Soliditas dan sinergitas sangat penting dalam pelaksanaan tugas. Kita membutuhkan kerja sama dan komunikasi yang baik agar bersama-sama dapat menciptakan situasi Kamtibmas yang aman, tertib dan kondusif,” ungkapnya.
Kapolres juga mengingatkan jajarannya untuk terus menjaga kepercayaan masyarakat. Hal tersebut dapat dilakukan dengan memberikan pelayanan yang cepat, humanis, responsif dan tidak diskriminatif.
“Kepercayaan masyarakat merupakan bagian penting bagi institusi Polri. Karena itu, mari kita jaga kepercayaan tersebut dengan memberikan pelayanan terbaik dan menghindari tindakan yang dapat merugikan masyarakat,” tegas AKBP Samuel.


Peringatan Hari Kesaktian Pancasila juga menjadi pengingat bagi personel Polres Nabire mengenai pentingnya menjaga persatuan di tengah keberagaman masyarakat. Sikap toleransi, menghormati perbedaan dan membangun komunikasi yang baik dinilai menjadi bagian penting dalam menciptakan kehidupan masyarakat yang aman dan damai.
Di akhir amanatnya, Kapolres mengajak seluruh personel meningkatkan kesiapsiagaan sekaligus terus hadir di tengah masyarakat sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat.
“Mari kita jadikan momentum ini untuk memperkuat persatuan dan kesatuan. Laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, tetap humanis dan terus hadir di tengah masyarakat,” pungkasnya.


Upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Mapolres Nabire kemudian ditutup dengan tertib. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman dan lancar, sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat semangat nasionalisme, soliditas dan pengabdian jajaran Polres Nabire dalam menjalankan tugas menjaga keamanan di wilayah hukum Polres Nabire. (RED-GALA MANDIRI)


Leave A Comment