IMG-20260513-WA0012

DPRP Papua Tengah dan DPRK Intensif Koordinasi Penanganan Konflik Kwamkilama

TIMIKA, PAPUA TENGAH–GALA MANDIRI – Koordinator penanganan konflik dari DPRP Papua Tengah bersama DPRK Mimika dan DPRK Puncak, Urbanus Beanal menegaskan bahwa tim penanganan konflik Kwamkilama bekerja secara serius dan intensif dalam upaya menyelesaikan persoalan yang terjadi di wilayah tersebut.
Menurutnya, langkah-langkah koordinasi telah dilakukan oleh DPRP Papua Tengah bersama DPRK Mimika dan DPRK Puncak guna mencari solusi damai atas konflik yang terjadi. Bahkan, surat resmi juga telah disampaikan kepada Pemerintah Provinsi Papua Tengah, Pemerintah Kabupaten Mimika, serta Pemerintah Kabupaten Puncak agar penanganan konflik dapat dilakukan secara terpadu dan menyeluruh.
Urbanus menjelaskan bahwa konflik yang terjadi di Kwamkilama menjadi perhatian serius karena berdampak langsung terhadap kondisi keamanan dan aktivitas masyarakat. Oleh sebab itu, seluruh pihak diminta untuk mengedepankan penyelesaian secara damai dan menghindari tindakan-tindakan yang dapat memperkeruh situasi di lapangan.
“Kami dari tim penanganan konflik DPRP Papua Tengah bersama DPRK Mimika dan DPRK Puncak sangat serius menangani persoalan ini. Koordinasi terus dilakukan dengan pemerintah provinsi maupun pemerintah kabupaten agar konflik ini segera diselesaikan dengan baik,” ujarnya.
Ia juga mengimbau kepada seluruh keluarga dan masyarakat yang terlibat dalam konflik Kwamkilama agar tetap tenang, bersabar, serta tidak melakukan aksi saling serang yang dapat menimbulkan korban maupun memperluas konflik.
Menurut Urbanus, keamanan dan perdamaian harus menjadi prioritas bersama demi menjaga kehidupan masyarakat tetap kondusif. Ia menilai, penyelesaian konflik melalui dialog dan pendekatan kekeluargaan menjadi jalan terbaik untuk menghentikan ketegangan yang terjadi.
“Kami meminta seluruh keluarga yang terlibat agar menahan diri dan tidak lagi melakukan aksi balasan ataupun saling menyerang. Saat ini pemerintah bersama DPRP dan DPRK sedang melakukan koordinasi penyelesaian konflik demi terciptanya keamanan dan perdamaian bersama,” katanya.
Selain itu, tim penanganan konflik juga berharap seluruh tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, serta aparat keamanan dapat ikut berperan aktif menjaga situasi tetap aman dan membantu proses mediasi yang sedang dilakukan pemerintah daerah.
DPRP Papua Tengah dan DPRK terkait menegaskan komitmennya untuk terus mengawal proses penyelesaian konflik hingga tercapai kesepakatan damai yang dapat diterima seluruh pihak, sehingga stabilitas keamanan di wilayah Kwamkilama dan sekitarnya dapat kembali pulih. (GALA MANDIRI)

Leave A Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *