
NABIRE, PAPUA TENGAH –GALA MANDIRI –Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Nabire terus mengawal upaya perluasan jaringan listrik PLN selama 24 jam hingga ke kampung-kampung di wilayah pesisir, kepulauan, dan daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) di Kabupaten Nabire.
Ketua Komisi B DPRK Nabire, Poppy Amir Sawaka, mengatakan perluasan jaringan listrik tersebut merupakan salah satu kebutuhan mendasar masyarakat yang selama ini dinantikan, khususnya warga yang berada jauh dari pusat kota dan belum mendapatkan akses listrik PLN secara optimal.
Menurut Poppy, upaya tersebut tidak hanya dilakukan melalui pembahasan di ruang rapat, tetapi juga dengan turun langsung ke lapangan bersama pihak PLN untuk memastikan kesiapan lokasi pembangunan infrastruktur kelistrikan.
Komisi B Turun Langsung Bersama PLN


Poppy menjelaskan, pada Jumat dan Sabtu lalu, dirinya bersama tim dari PLN UP2K turun langsung ke sejumlah lokasi untuk melakukan survei lanjutan sekaligus pengujian sondir tanah sebagai salah satu tahapan persiapan pembangunan tiang dan tower jaringan listrik.
“Kami bersama tim dari PLN UP2K turun langsung ke lokasi. Saat ini sudah masuk tahapan sondir untuk mengetahui kualitas dan kondisi tanah sebagai persiapan pemasangan tiang listrik dan pembangunan tower,” jelas Poppy.
Menurutnya, pekerjaan tersebut merupakan bagian dari proses panjang yang sebelumnya telah diawali dengan survei lapangan dan penyampaian aspirasi masyarakat kepada pihak terkait.
Rencana pembangunan jaringan listrik tersebut diarahkan mulai dari wilayah ujung Kampung Makimi dan selanjutnya menyasar sejumlah kampung hingga wilayah pesisir dan kepulauan.
Sasar Wilayah Pesisir hingga Kepulauan
Poppy menyebutkan, perluasan jaringan listrik tersebut diharapkan dapat menjangkau sejumlah kampung yang selama ini masih menghadapi keterbatasan akses listrik.
Jaringan tersebut direncanakan menyasar wilayah Mosan, Maspawa, Nathan, Winami, kemudian dilanjutkan ke wilayah Kepulauan Mor, Wapoga, hingga Taumi. Selanjutnya, pengembangan jaringan diharapkan terus bergerak menuju wilayah pesisir dan kepulauan di bagian barat Kabupaten Nabire.
“Ini baru tahapan sondir untuk lokasi pembangunan tower listrik PLN. Setelah ini tentu akan ada tahapan-tahapan berikutnya sampai jaringan tersebut benar-benar bisa dibangun dan dinikmati masyarakat,” katanya.
Ia menegaskan bahwa perluasan jaringan listrik tidak boleh hanya berhenti di wilayah perkotaan. Masyarakat di kampung-kampung pesisir dan kepulauan juga memiliki hak yang sama untuk mendapatkan pelayanan dasar, termasuk akses terhadap listrik PLN.
Berawal dari RDP dan Rekomendasi DPRK


Poppy menjelaskan, perjuangan untuk menghadirkan listrik PLN 24 jam ke wilayah pesisir dan kepulauan tersebut telah dilakukan melalui beberapa tahapan.
Sebelumnya, Komisi B DPRK Nabire telah menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama pihak PLN UP2K untuk meminta penjelasan mengenai kemungkinan pembangunan jaringan listrik hingga ke wilayah pesisir dan kepulauan.
Dalam RDP tersebut, Komisi B mempertanyakan sejauh mana rencana PLN untuk memperluas jaringan listrik sehingga dapat menjangkau masyarakat di kampung-kampung yang selama ini belum memperoleh akses listrik secara maksimal.

“Waktu RDP kami panggil pihak PLN UP2K untuk meminta keterangan, apakah listrik PLN bisa masuk sampai ke wilayah pesisir dan kepulauan. Dari pihak PLN juga meminta adanya rekomendasi dari DPRK,” ujar Poppy.
Menindaklanjuti hal tersebut, Komisi B kemudian mendorong DPRK Nabire untuk memberikan rekomendasi kepada PLN agar rencana tersebut dapat diteruskan ke tingkat kementerian.
“Kami dari Komisi B meminta DPRK memberikan rekomendasi kepada PLN dan selanjutnya dilanjutkan sampai ke kementerian. Kami kawal terus prosesnya,” katanya.
Survei Awal Sudah Dilakukan

Poppy mengungkapkan, sebelum tahapan sondir dilakukan, dirinya bersama pihak PLN sebelumnya telah turun melakukan survei lapangan ke sejumlah kampung.
Survei awal tersebut dilakukan sekitar November hingga Desember. Tim kemudian melihat langsung kondisi wilayah dan kebutuhan masyarakat sekaligus memetakan kemungkinan pembangunan jaringan listrik.
Hasil survei tersebut selanjutnya menjadi bagian dari bahan pengajuan kepada pemerintah pusat melalui kementerian terkait.
“Waktu itu kami sudah turun survei bersama PLN sampai ke kampung-kampung. Setelah itu dibuatkan permohonan ke kementerian dan rekomendasi dari DPR. Puji Tuhan, akhirnya bisa terjawab,” ungkapnya.
Tahapan sondir yang dilakukan pada Jumat dan Sabtu lalu, menurut Poppy, menjadi perkembangan penting karena menunjukkan bahwa rencana pembangunan jaringan listrik tersebut mulai memasuki tahap teknis.
Sondir dilakukan untuk mengetahui kondisi dan kualitas tanah sehingga dapat menentukan kelayakan serta kebutuhan teknis dalam pembangunan tiang maupun tower jaringan listrik.
Dinantikan Masyarakat

Poppy menegaskan, hadirnya jaringan listrik PLN 24 jam hingga ke kampung-kampung merupakan kebutuhan yang sangat dinantikan masyarakat.
Selama ini, keterbatasan akses listrik tidak hanya berdampak pada aktivitas rumah tangga, tetapi juga dapat menghambat perkembangan pendidikan, pelayanan kesehatan, aktivitas ekonomi, komunikasi, serta berbagai kegiatan masyarakat lainnya.
Karena itu, Komisi B DPRK Nabire berkomitmen untuk terus mengawal proses tersebut hingga pembangunan jaringan benar-benar terealisasi dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Inilah yang dinantikan masyarakat. Dengan segala upaya, kami dari DPRK, khususnya Komisi B, terus berupaya agar jaringan listrik 24 jam PLN ini bisa sampai ke tingkat dusun dan kampung,” tegas Poppy.
Ia berharap proses pembangunan nantinya dapat berjalan sesuai tahapan dan mendapat dukungan dari seluruh pihak, sehingga masyarakat di wilayah pesisir dan kepulauan tidak lagi mengalami kesenjangan dalam memperoleh pelayanan dasar.
Menurutnya, pembangunan infrastruktur kelistrikan di wilayah 3T merupakan bagian penting dari pemerataan pembangunan di Kabupaten Nabire.

Ungkap Poppy, DPR adalah perwakilan rakyat yg membawah aspirasi rakyatnya agar di ketahui jdi harap sy masyarakat bersama DPR ikut mengawasi menjaga membantu kelancaran pekerjaan yg akan dikerjakan PLN UP2K
<span;>Poppy A.Sawaka menyampaikan pesan kepada masyarakat (pemuda pemudi/PKB) yang berada diwilayah yg akan dijangkau proaktif ikut ambil bagian membantu pihak PLN saat bekerja dan jangan menghalangi agar pekerjaan ini dapat berjalan dengan baik. (RED-GALA MANDIRI)


Leave A Comment