IMG-20260826-WA0038

Kesalahpahaman Usai Persidangan di Nabire Berakhir dengan Perdamaian

NABIRE — GALA MANDIRI – Perselisihan yang sempat terjadi antara warga Ikatan Keluarga Toraja (IKT) Kabupaten Nabire dan aparat kepolisian usai persidangan perkara pembunuhan di Pengadilan Negeri Nabire akhirnya berakhir secara damai.
Penyelesaian persoalan tersebut dilakukan melalui pertemuan antara kedua pihak di ruang Reskrim Polres Nabire, Senin (24/8/2026) malam. Pertemuan dipimpin Wakapolres Nabire Kompol Dr. Piter Kendek, M.M., bersama Wakil Ketua IKT Kabupaten Nabire Ruben Tandi, S.H.
Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas kesalahpahaman yang terjadi setelah persidangan. Setelah dilakukan komunikasi dan klarifikasi, pihak kepolisian bersama warga IKT sepakat mengakhiri persoalan secara kekeluargaan.
Kesepakatan itu kemudian dituangkan dalam surat pernyataan yang ditandatangani oleh pihak-pihak yang sebelumnya telah dimintai keterangan. Kedua pihak juga sepakat untuk saling meminta maaf dan memaafkan sehingga persoalan tersebut tidak berlanjut.
Wakapolres Nabire Kompol Dr. Piter Kendek menyampaikan bahwa persoalan tersebut telah dinyatakan selesai. Ia mengatakan, penyelesaian secara damai merupakan hasil kesepakatan bersama antara kepolisian dan pihak IKT.
Menurut Piter, kepolisian akan melakukan evaluasi agar kesalahpahaman serupa tidak kembali terjadi. Ia menegaskan pentingnya menjaga komunikasi dan hubungan yang baik antara masyarakat dengan aparat keamanan demi menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Nabire.
Sementara itu, Wakil Ketua IKT Kabupaten Nabire Ruben Tandi menegaskan bahwa pengurus bersama warga IKT yang berada di lokasi persidangan telah sepakat menyelesaikan persoalan tersebut secara damai.
Ruben juga mengimbau seluruh warga IKT, termasuk mereka yang tidak berada di lokasi kejadian, agar tidak memperpanjang persoalan maupun menyebarkan informasi yang dapat memicu kesalahpahaman baru.
Dengan adanya kesepakatan tersebut, pihak kepolisian dan pengurus IKT berharap hubungan kedua pihak tetap terjaga. Seluruh masyarakat juga diharapkan menghormati perdamaian yang telah dicapai dan bersama-sama menjaga Kabupaten Nabire tetap aman, damai, serta kondusif. (RED-GALA MANDIRI)

Leave A Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *