
Nabire, Papua Tengah–GALA MANDIRI –Pemerintah Provinsi Papua Tengah bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), TNI dan Polri menggelar Apel Gabungan dalam rangka kesiapan pengamanan menjelang dan pada saat Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah / 2026 Masehi. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan Operasi Ketupat Noken 2026 yang bertujuan memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif selama perayaan Idulfitri.
Apel gabungan yang melibatkan seluruh unsur pemerintah daerah serta aparat keamanan ini dilaksanakan pada Kamis sore (12/3/2026) di halaman Kantor Gubernur Papua Tengah, Nabire. Kegiatan tersebut diikuti oleh jajaran Pemerintah Provinsi Papua Tengah, personel Polda Papua Tengah dan Polres Nabire, serta unsur TNI yang terdiri dari Korem 173/PVB, satuan-satuan TNI di wilayah Nabire hingga Denpom XVII/1 Nabire.

Apel tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Gubernur Papua Tengah, Deinas Geley, yang hadir didampingi Kapolda Papua Tengah Kombes Pol Jermias Rontini. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memastikan kesiapan seluruh personel maupun sarana dan prasarana yang akan digunakan selama pelaksanaan Operasi Ketupat Noken 2026.
Dalam rangkaian kegiatan, Wakil Gubernur bersama Kapolda Papua Tengah melakukan pengecekan barisan pasukan serta perlengkapan pendukung operasi. Pengecekan ini dilakukan guna memastikan seluruh personel yang terlibat benar-benar siap menjalankan tugas pengamanan serta pelayanan kepada masyarakat selama momentum Idulfitri.
Sebagai simbol dimulainya Operasi Ketupat Noken 2026, Wakil Gubernur Papua Tengah juga menyematkan tanda atau lencana kepada tiga orang perwakilan yang berasal dari unsur TNI, Polri, dan Pemerintah Daerah. Penyematan tersebut menandai kesiapan seluruh unsur yang terlibat untuk bersinergi dalam menjaga stabilitas keamanan dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Papua Tengah, Deinas Geley, menegaskan bahwa apel gelar pasukan ini merupakan bagian penting dalam memastikan kesiapan seluruh pihak yang terlibat dalam operasi pengamanan Idulfitri.
“Apel gelar pasukan ini merupakan bentuk pengecekan kesiapan personel serta sarana dan prasarana dalam rangka menyukseskan pelaksanaan Operasi Ketupat Noken 2026, sehingga pengamanan dan pelayanan kepada masyarakat saat perayaan Idulfitri 1447 Hijriah dapat berjalan aman dan lancar,” ujar Deinas Geley.

Ia juga mengingatkan seluruh unsur yang terlibat dalam operasi kepolisian terpusat tersebut untuk menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, disiplin, serta menjunjung tinggi profesionalisme dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Kami berharap seluruh unsur yang terlibat dapat menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab demi memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat selama momentum Idulfitri,” tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Gubernur juga menyinggung situasi global yang saat ini tengah menghadapi berbagai tantangan, termasuk meningkatnya eskalasi konflik di sejumlah wilayah yang berdampak pada kondisi keamanan dan ekonomi dunia. Ia menyampaikan bahwa Indonesia terus mengambil peran aktif dalam mendorong terciptanya perdamaian internasional melalui jalur diplomasi dan dialog.

Menurutnya, stabilitas global menjadi faktor penting yang turut mempengaruhi berbagai sektor, termasuk perekonomian dan keamanan. Oleh karena itu, sinergi dan kesiapsiagaan seluruh pihak di tingkat daerah juga sangat diperlukan untuk menjaga stabilitas serta memberikan rasa aman kepada masyarakat.
Apel gabungan tersebut berlangsung dengan tertib dan lancar. Kegiatan berakhir saat hujan lebat mulai mengguyur Kota Nabire, namun seluruh rangkaian apel telah terlaksana dengan baik sebagai bentuk kesiapan bersama dalam menyambut perayaan Idulfitri 1447 Hijriah di Papua Tengah. (RED-GALA MANDIRI)


Leave A Comment