IMG-20260108-WA0003

Dominasi Guru ASN dan Digitalisasi Pembelajaran Perkuat Mutu SMPN 2 Nabire


Nabire, Papua Tengah – GALA MANDIRI – Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 2 Nabire terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan melalui penguatan sumber daya manusia, penerapan Kurikulum Merdeka berbasis pembelajaran mendalam, serta pengembangan literasi digital di lingkungan sekolah.
Kepala SMPN 2 Nabire, Oping Ardino Tandaju, mengungkapkan bahwa hampir seluruh tenaga pendidik di sekolah tersebut berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN). Dari total 40 guru, sebanyak 38 orang atau sekitar 95 persen merupakan ASN, dan 36 guru di antaranya telah memiliki sertifikat pendidik.
“Jumlah siswa kami mencapai 536 orang dengan dukungan 40 guru. Komposisi ini secara kuantitas sangat mencukupi, bahkan pada beberapa mata pelajaran mengalami kelebihan tenaga pengajar,” ujar Oping kepada enagonews, Kamis (8/1/2026).
Ia menjelaskan, kelebihan guru terjadi pada sejumlah mata pelajaran seperti Matematika dan Bahasa Inggris, di mana jumlah guru melebihi kebutuhan ideal sekolah. Kondisi tersebut telah disampaikan kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Nabire, dengan harapan adanya kebijakan pemerataan tenaga pendidik ke sekolah-sekolah yang masih kekurangan guru.
“Di wilayah pinggiran seperti KM 100, Napan, dan Yaur, masih banyak sekolah yang kekurangan tenaga pengajar. Pemerataan guru menjadi langkah penting untuk menciptakan mutu pendidikan yang setara,” jelasnya.


Namun demikian, Oping mengakui bahwa faktor keamanan dan kenyamanan tempat tugas masih menjadi tantangan utama dalam pelaksanaan pemerataan guru di Kabupaten Nabire.
Terapkan Kurikulum Merdeka Berbasis Deep Learning
Dalam proses pembelajaran, SMPN 2 Nabire tetap konsisten menerapkan Kurikulum Merdeka Belajar 2022 pada Semester Genap Tahun Ajaran 2025–2026, dengan penekanan pada konsep pembelajaran mendalam (deep learning).
Pendekatan ini berlandaskan tiga paradigma utama, yakni pembelajaran bermakna (meaningful), pembelajaran sadar (mindful), dan pembelajaran menyenangkan (joyful). Tujuannya agar peserta didik tidak hanya menghafal materi, tetapi mampu memahami konsep secara menyeluruh dan mengembangkan kemampuan berpikir kritis.
“Kurikulum ini menekankan pemahaman konsep, kreativitas, serta kemampuan memecahkan masalah. Murid diajak aktif dan sadar dalam proses belajar,” ungkap Oping.
Integrasi Coding dan Artificial Intelligence
Menjawab tantangan era digital, SMPN 2 Nabire juga mulai mengintegrasikan mata pelajaran Coding dan Artificial Intelligence (AI) sebagai mata pelajaran pilihan, sesuai Permendikdasmen Nomor 13 Tahun 2025. Implementasi dimulai pada Tahun Ajaran 2025/2026 untuk kelas VII, dan akan diperluas secara bertahap ke kelas VIII dan IX.
Dua guru, Farida dan Ridho, telah ditugaskan secara resmi untuk mengampu mata pelajaran tersebut dan diwajibkan memiliki sertifikat kompetensi sesuai ketentuan.
“Keterampilan teknologi menjadi kebutuhan utama di masa kini. Karena itu, sekolah harus siap menyiapkan murid agar tidak tertinggal,” tegasnya.
E-Learning dan Dukungan Sarana Digital
Selain pembelajaran tatap muka, SMPN 2 Nabire telah menjalankan sistem e-learning selama dua tahun terakhir. Seluruh ruang kelas telah terjangkau jaringan internet yang didukung oleh Starlink dan IndiHome, serta dilengkapi dengan perangkat digital seperti komputer dan papan tulis digital.
Fasilitas tersebut memungkinkan pelaksanaan ANBK, Tes Kemampuan Akademik (TKA), serta pembelajaran berbasis digital berjalan optimal.


Siap Dukung Program Makan Bergizi Gratis
SMPN 2 Nabire juga menyatakan kesiapan penuh mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dicanangkan pemerintah pusat. Pihak sekolah telah berkoordinasi dengan orang tua murid, komite sekolah, pengelola dapur, dan tenaga ahli gizi guna memastikan program berjalan aman dan tepat sasaran.
Ketua Komite SMPN 2 Nabire, Donatus Degei, mengimbau orang tua murid agar tidak khawatir terhadap isu yang berkembang di luar daerah.
“Program ini sangat membantu pemenuhan gizi anak. Kami pastikan pelaksanaannya diawasi dengan baik,” ujarnya.
Program MBG di SMPN 2 Nabire dijadwalkan mulai berjalan pada Kamis (8/1/2026), sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan peserta didik.
(RED-GALA MANDIRI)

Leave A Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *