IMG_20260122_093432

Dulu Subdenpom, Kini Denpom: Kepemimpinan Naik Kelas, Profesionalisme Diperkuat

Nabire, Papua Tengah – GALA MANDIRI – Penetapan Kabupaten Nabire sebagai ibu kota Daerah Otonomi Baru (DOB) Provinsi Papua Tengah membawa dampak signifikan terhadap penataan dan penguatan struktur satuan TNI di wilayah ini. Tidak hanya satuan teritorial, perubahan juga terjadi pada satuan penegak disiplin militer.
‎Satuan Polisi Militer yang sebelumnya berstatus Subdetasemen Polisi Militer (Subdenpom) kini resmi meningkat menjadi Detasemen Polisi Militer (Denpom) XVII/1 Nabire. Peningkatan status tersebut merupakan konsekuensi dari kehadiran Korem 173/PVB yang kini berkedudukan di Nabire, setelah sebelumnya bermarkas di Biak.


Seiring peningkatan status kelembagaan, jenjang kepemimpinan satuan juga naik kelas. Jika sebelumnya Subdenpom dipimpin oleh perwira berpangkat Mayor CPM, kini Denpom XVII/1 Nabire dipimpin perwira menengah berpangkat Letnan Kolonel (Letkol) CPM, yang secara struktural setara dengan Dandim, Danyonif, maupun Kapolres berpangkat AKBP.
‎Komandan Denpom XVII/1 Nabire, Letkol CPM Reza Ramdhani, mengungkapkan bahwa perubahan status tersebut belum sepenuhnya dipahami oleh masyarakat maupun sebagian internal.
‎“Masih banyak yang menyebut Subdenpom, padahal secara organisasi kita sudah menjadi Denpom,” ujar Letkol Reza Ramdhani kepada Gala Mandiri, Rabu (21/1/2026).
‎Ia menjelaskan, struktur satuan ini ke depan masih berpotensi kembali meningkat seiring perkembangan wilayah dan pembentukan satuan komando baru di Papua Tengah.
‎“Dulu Subdenpom, sekarang Denpom. Apabila nanti Kodam terbentuk di Papua Tengah, maka satuan ini akan naik lagi menjadi Pomdam, dan komandannya berpangkat Kolonel,” jelasnya.


Pembenahan Internal Jadi Prioritas
‎Sebagai komandan pertama Denpom XVII/1 Nabire dengan pangkat Letkol, Reza Ramdhani langsung melakukan pembenahan menyeluruh dari internal satuan. Penataan kantor, ruang kerja, hingga mess atau barak personel menjadi prioritas awal.
‎Menurutnya, pembenahan sarana dan prasarana harus berjalan seiring dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) personel agar pelaksanaan tugas dapat dilakukan secara profesional.
‎“Kita benahi dari dalam terlebih dahulu sebelum melaksanakan tugas ke luar. Polisi Militer harus menjadi contoh bagi prajurit TNI lainnya,” tegasnya.


‎Pantauan Gala Mandiri di Markas Denpom XVII/1 Nabire menunjukkan suasana kerja yang bersih, tertata rapi, dan representatif. Tidak hanya ruang kerja pimpinan, mess personel pun tampak tertib dan terawat, mencerminkan disiplin khas Polisi Militer.
‎Letkol Reza Ramdhani mengakui, pembenahan dilakukan di tengah keterbatasan personel dan anggaran. Namun demikian, hal tersebut tidak menjadi alasan untuk menghambat perubahan.
‎“Sarana kerja dan tempat tinggal personel harus layak agar dapat menunjang kinerja yang optimal,” ujar perwira yang pernah bertugas sebagai anggota Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) pada era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono itu.


Komandan Detasemen Polisi Militer (Dandenpom XVII/1 Nabire, Letkol CPM.Reza Ramdhani

Pernah Gagalkan Transaksi Senjata Api
‎Selain fokus pada pembenahan internal, Letkol Reza Ramdhani juga memiliki rekam jejak penugasan yang menonjol. Saat masih berpangkat Mayor CPM, ia berhasil menggagalkan transaksi senjata api yang melibatkan oknum prajurit TNI AD dengan anggota kelompok kriminal bersenjata (KKB).
‎Dengan dukungan Danrem 173/PVB saat itu, Brigjen TNI Frits W.R. Pelamonia, Dandenpom bersama jajaran berhasil menangkap kedua pelaku di sebuah rumah makan di Nabire.
‎“Peristiwa itu sudah lama, namun itulah tugas dan tanggung jawab kami sebagai personel Denpom,” ujarnya.
‎Di akhir pernyataannya, Dandenpom XVII/1 Nabire menegaskan komitmen untuk terus melakukan pembenahan sarana, prasarana, serta peningkatan kualitas personel secara bertahap.
‎“Tugas eksternal kami di Papua Tengah tidak mudah. Karena itu, penekanan dari dalam terus dilakukan. Sebelum keluar, kita harus memastikan internal solid dan profesional,” pungkasnya.
(RED-GALA MANDIRI)

Leave A Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *