IMG-20260307-WA0123

Polres Nabire Lakukan Olah TKP Penemuan Mayat di Rumah Kos Jalan Surabaya


Nabire, Papua Tengah-GALA MANDIRI –  Personel Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Nabire mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) terkait penemuan sesosok mayat di sebuah kamar kos yang berlokasi di Jalan Surabaya, Kelurahan Karang Mulia, Distrik Nabire, Kabupaten Nabire, Provinsi Papua Tengah, Sabtu (07/03/2026) malam.


Kedatangan aparat kepolisian dilakukan setelah pihaknya menerima laporan dari masyarakat sekitar pukul 19.00 WIT mengenai adanya bau menyengat yang diduga berasal dari salah satu kamar kos di lokasi tersebut. Menindaklanjuti laporan itu, Piket Reskrim Regu II bersama Unit Resmob Polres Nabire yang dipimpin Bawas AIPDA Syors Wayeni segera menuju lokasi untuk melakukan pengecekan dan penanganan awal di TKP.
Dari hasil pemeriksaan awal, korban diketahui berinisial (K), seorang laki-laki berusia 45 tahun yang berprofesi sebagai buruh harian lepas dan beragama Islam. Korban tercatat berdomisili di Jalan Surabaya, Kelurahan Karang Mulia, Kabupaten Nabire, sementara alamat pada Kartu Tanda Penduduk (KTP) terdaftar di Jalan R.E. Marthadinata, Kelurahan Oyehe, Kabupaten Nabire. Selain bekerja sebagai buruh harian lepas, korban juga diketahui sehari-hari menjalani aktivitas sebagai tukang ojek yang biasa mangkal di wilayah Nabarua.


Penemuan jenazah tersebut berawal dari keterangan salah satu saksi berinisial (S), laki-laki berusia 38 tahun yang juga merupakan warga Jalan Surabaya dan berprofesi sebagai tukang ojek. Saksi menjelaskan bahwa sekitar pukul 17.00 WIT dirinya pulang ke rumah kos setelah menjemput istrinya dari tempat kerja. Saat membuka pintu pagar kos, saksi mencium bau tidak sedap yang cukup menyengat dari arah kamar korban yang saat itu dalam kondisi terkunci.
Merasa curiga, saksi kemudian masuk ke kamar kos miliknya dan membuka pintu belakang. Dari arah kamar korban, bau yang diduga berasal dari bangkai semakin tercium kuat. Saksi selanjutnya melaporkan hal tersebut kepada pemilik kos, yang kemudian meneruskan informasi tersebut kepada pihak kepolisian.
Saksi juga menyampaikan bahwa terakhir kali dirinya melihat korban adalah pada Rabu siang, ketika keduanya berpapasan di jalan saat korban sedang menjalankan aktivitasnya sebagai tukang ojek.
Dalam penanganan awal di lokasi kejadian, petugas kepolisian mengamankan sejumlah barang milik korban yang ditemukan di dalam kamar, di antaranya satu unit telepon genggam merek Oppo warna hitam, satu buah KTP atas nama korban berinisial (K), satu lembar Surat Izin Mengemudi (SIM) C berinisial (K), serta satu kartu berobat dari Puskesmas Nabarua.


Selanjutnya, jenazah korban dievakuasi oleh petugas ke ruang jenazah RSUD Nabire guna dilakukan penanganan lebih lanjut. Dari informasi yang diperoleh, korban diketahui tinggal seorang diri di kamar kos tersebut.
Hingga saat ini, pihak Kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui secara pasti penyebab meninggalnya korban. (RED-GALA MANDIRI)

Leave A Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *