IMG-20260921-WA0091

Polres Nabire Dorong Penyelesaian Damai Persoalan Tanah GOR, Pemerintah dan GKI Imanuel Dipertemukan


Nabire, Papua Tengah | GALA MANDIRI – Polres Nabire mengambil langkah persuasif dengan memfasilitasi pertemuan antara Pemerintah Kabupaten Nabire dan pihak Gereja GKI Imanuel Kota Lama guna membahas persoalan tanah yang berkaitan dengan fasilitas Gedung Olahraga (GOR).
Pertemuan tersebut digelar sebagai ruang dialog bagi kedua pihak untuk menyampaikan pandangan, kepentingan, serta persoalan yang menjadi dasar perbedaan, sekaligus mencari jalan keluar melalui komunikasi dan musyawarah.


Mediasi dipimpin langsung Kapolres Nabire AKBP Samuel Dominggus Tatiratu, S.I.K., M.H., CPHR, dan dihadiri Bupati Nabire, Ketua DPRK Nabire, Sekretaris Daerah Kabupaten Nabire, serta perwakilan pihak GKI Imanuel Kota Lama.
Dalam pertemuan tersebut, Kapolres Nabire menegaskan bahwa kepolisian berupaya mengambil peran sebagai fasilitator agar persoalan yang berkembang dapat dibicarakan dalam suasana aman, tertib, dan kondusif.
Menurutnya, persoalan yang berkaitan dengan tanah memiliki sensitivitas tersendiri sehingga perlu diselesaikan secara hati-hati dengan mengedepankan komunikasi terbuka dan penghormatan terhadap kepentingan masing-masing pihak.
“Polres Nabire hadir untuk memfasilitasi komunikasi antara kedua pihak agar persoalan ini dapat dibahas secara aman, tertib, dan mengedepankan penyelesaian secara damai,” ujar Kapolres.


Ia berharap seluruh pihak dapat menggunakan forum tersebut untuk menyampaikan persoalan dan harapan masing-masing secara terbuka sehingga peluang tercapainya titik temu dapat semakin terbuka.
Kapolres juga mengingatkan pentingnya menjaga situasi keamanan selama proses penyelesaian berlangsung. Menurutnya, perbedaan pandangan tidak semestinya berkembang menjadi konflik yang dapat mengganggu ketenteraman masyarakat.
“Kami mengajak seluruh pihak untuk tetap menjaga komunikasi dan tidak mudah terprovokasi. Berikan ruang bagi proses pembahasan dan penyelesaian secara bersama-sama,” katanya.
Polres Nabire, lanjut Kapolres, akan terus mengedepankan pendekatan humanis dan persuasif dalam menangani berbagai persoalan yang berpotensi berdampak terhadap situasi keamanan dan ketertiban masyarakat.
Kehadiran kepolisian dalam proses tersebut tidak hanya diarahkan pada aspek pengamanan, tetapi juga sebagai upaya menciptakan ruang komunikasi yang memungkinkan para pihak membicarakan persoalan secara terbuka dan konstruktif.


“Yang paling utama adalah bagaimana persoalan ini dapat diselesaikan dengan baik tanpa menimbulkan persoalan baru. Kami berharap semua pihak dapat menahan diri, menghormati proses yang sedang berjalan, dan bersama-sama mencari jalan keluar melalui musyawarah,” tambahnya.


Melalui pertemuan tersebut, Pemerintah Kabupaten Nabire dan pihak GKI Imanuel Kota Lama diharapkan dapat menemukan titik temu terkait persoalan tanah GOR dengan tetap mengacu pada ketentuan yang berlaku.
Polres Nabire juga mengimbau seluruh pihak dan masyarakat untuk menjaga ketertiban serta tidak melakukan tindakan yang dapat memperkeruh situasi selama proses penyelesaian persoalan tersebut masih berlangsung. (RED-GALA MANDIRI)

Leave A Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *