

Nabire, Papua Tengah– GALA MANDIRI – Guna memastikan kondisi warga pengungsi konflik Intan Jaya di Nabire dalam keadaan baik, Wakil Ketua I DPRK Intan Jaya, Titus Kobogau, S.Th., menyelenggarakan acara adat Bakar Batu pada Rabu, 31 Desember 2025.
Acara yang dipusatkan di kediaman pribadi Titus Kobogau, Kelurahan Kalibobo, Nabire ini, menjadi momentum penting untuk mengumpulkan dan menjalin silaturahmi dengan warga pengungsi asal Intan Jaya. Mayoritas warga yang hadir berasal dari kampung-kampung di wilayah Distrik Hitadipa, yang merupakan daerah pemilihan (dapil) dari Titus Kobogau.

Bakar Batu, sebagai tradisi memasak dan makan bersama masyarakat pegunungan Papua, dilaksanakan untuk menghadirkan suasana damai Natal sekaligus menyambut Tahun Baru bagi warga yang harus meninggalkan kampung halaman akibat konflik bersenjata antara TPN-OPM dan TNI-Polri.
“Acara Bakar Batu ini dilaksanakan sebagai upaya kami selaku pimpinan DPRK dalam memberikan damai Natal serta suasana meriah penyambutan Tahun Baru bagi warga Intan Jaya yang mengungsi,” ujar Titus Kobogau, S.Th.

Sebelum melaksanakan kegiatan di Nabire, Titus Kobogau juga diketahui telah melakukan kunjungan serupa dengan menggelar perayaan Natal dan Bakar Batu secara berturut-turut di sejumlah kampung di Distrik Hitadipa, Intan Jaya.

Dalam kesempatan tersebut, Titus Kobogau juga memberikan klarifikasi mengenai insiden yang terjadi di Intan Jaya baru-baru ini. Ia memastikan bahwa peristiwa terbaliknya kendaraan taktis serta tewasnya seorang personel TNI yang terbawa arus sungai adalah murni kecelakaan (faktor alam) dan bukan akibat gangguan dari kelompok TPN-OPM.
Melalui momen kebersamaan ini, diharapkan semangat kekeluargaan antar warga tetap terjaga meski berada di tengah situasi pengungsian. (RED-GALA MANDIRI)


Leave A Comment