IMG-20260824-WA0039

Delapan Kabupaten di Papua Tengah Diminta Bergerak Cepat Antisipasi Dampak El Nino

NABIRE, PAPUA TENGAH—GALA MANDIRI- Pemerintah Provinsi Papua Tengah memperkuat langkah antisipasi menghadapi dampak El Nino yang mulai dirasakan di sejumlah wilayah. Gubernur Papua Tengah Meki Fritz Nawipa meminta delapan pemerintah kabupaten membangun koordinasi terpadu hingga ke tingkat kampung.
Arahan tersebut disampaikan dalam rapat koordinasi lintas sektor yang berlangsung di Ballroom Kantor Gubernur Papua Tengah, Minggu (23/8/2026). Pertemuan itu membahas berbagai dampak kondisi cuaca ekstrem, terutama kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta kondisi masyarakat yang terdampak embun es di Kabupaten Puncak.
Gubernur menilai penanganan di lapangan membutuhkan sistem kerja yang cepat dan terkoordinasi. Karena itu, seluruh bupati diminta segera membentuk satuan tugas (Satgas) penanganan dampak El Nino sampai ke tingkat kampung.
Pembentukan Satgas tersebut diharapkan dapat mempercepat pemantauan kondisi wilayah, penyampaian informasi dari masyarakat serta pengambilan tindakan ketika terjadi keadaan darurat.
“Para bupati delapan kabupaten membentuk Satgas hingga ke tingkat kampung dan melaporkan pada pertemuan berikutnya,” ujar Juru Bicara Gubernur Papua Tengah, Emanuel You.
Evaluasi mengenai perkembangan pembentukan Satgas akan dilakukan dalam pertemuan lanjutan pada Rabu (26/8/2026).
Selain penguatan Satgas, pemerintah provinsi juga menaruh perhatian terhadap karhutla yang terjadi di sejumlah wilayah Papua Tengah. Penanganan akan dilakukan dengan membagi wilayah kerja secara jelas sehingga setiap instansi maupun daerah memiliki tanggung jawab yang terukur.
Pemprov Papua Tengah bahkan menyiapkan opsi pengerahan helikopter untuk membantu proses pemadaman melalui udara. Namun, langkah tersebut baru dilakukan setelah pembagian wilayah penanganan karhutla ditetapkan.
Di sektor kesehatan, Dinas Kesehatan Provinsi Papua Tengah diminta segera berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Mimika. Dukungan berupa obat-obatan dan kebutuhan kesehatan lainnya akan disiapkan sesuai kondisi serta kebutuhan masyarakat di lapangan.
Sementara untuk masyarakat yang terdampak embun es di Kabupaten Puncak, Dinas Sosial Papua Tengah diminta berkoordinasi dengan pemerintah daerah setempat guna memperkuat bantuan pangan.
Kondisi cuaca ekstrem dikhawatirkan tidak hanya mengganggu aktivitas warga, tetapi juga berdampak terhadap ketersediaan bahan pangan dan kebutuhan dasar masyarakat.
Gubernur Meki Nawipa juga memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Puncak yang telah mengambil sejumlah langkah dalam menangani karhutla sekaligus membantu masyarakat yang terdampak embun es.
Melalui rapat koordinasi tersebut, Pemprov Papua Tengah menegaskan bahwa penanganan dampak El Nino harus dilakukan secara bersama-sama. Pemerintah provinsi dan delapan kabupaten diharapkan membangun koordinasi hingga tingkat paling bawah agar setiap kejadian dapat segera terdeteksi dan ditangani.
Keselamatan masyarakat, pemenuhan kebutuhan dasar serta kecepatan respons pemerintah menjadi prioritas dalam menghadapi kondisi cuaca ekstrem di Papua Tengah. (RED-GALA MANDIRI)

Leave A Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *