
Nabire, Papua Tengah– GALA MANDIRI – Bupati Nabire menyampaikan sejumlah penegasan penting dalam sambutannya pada acara pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Nabire. Dalam kesempatan tersebut, Bupati menyoroti pentingnya profesionalisme, koordinasi, serta pemerataan kesempatan jabatan, khususnya bagi putra-putri daerah Papua.
Bupati mengungkapkan bahwa pelantikan pejabat eselon III sempat ditunda untuk dilakukan penataan ulang. Ia meminta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) segera berkoordinasi dengan Sekretaris Daerah yang baru dilantik agar proses pelantikan lanjutan dapat dilaksanakan pada pekan berikutnya, mencakup eselon III dan eselon IV.
“Koordinasi harus diperkuat, terutama dengan Sekretaris Daerah. Minggu depan kita jadwalkan pelantikan kembali, sehingga semua proses berjalan lebih tertib dan terarah,” tegasnya.
Selain itu, Bupati menekankan pentingnya pembagian tugas pokok dan fungsi (tupoksi) yang jelas dalam setiap organisasi perangkat daerah (OPD). Menurutnya, keberhasilan organisasi sangat ditentukan oleh kerja sama antara pimpinan, sekretaris, kepala bidang, hingga staf.

Dalam perspektif kepemimpinan, Bupati menjelaskan bahwa seorang pemimpin tidak harus menjadi sosok yang paling pintar, melainkan harus memiliki kemampuan dalam mengambil keputusan, menyelesaikan masalah, dan menyatukan tim kerja. “Pemimpin cukup pandai membaca situasi dan mengelola organisasi. Sementara tenaga-tenaga yang pintar dapat ditempatkan sebagai pendukung, seperti sekretaris dan staf teknis,” ujarnya.
Bupati juga mengingatkan seluruh aparatur sipil negara (ASN) untuk bekerja secara profesional di kantor dan tidak mencampurkan urusan pekerjaan dengan kepentingan pribadi. Ia menegaskan bahwa setiap kepala OPD sebagai pengguna anggaran harus bertanggung jawab penuh terhadap kinerja dan pengelolaan keuangan di instansinya masing-masing.
Dalam kesempatan tersebut, turut disampaikan aspirasi terkait proses pengangkatan pejabat struktural di Kabupaten Nabire. Ditekankan agar pengangkatan jabatan, khususnya kepala seksi dan kepala bidang, mempertimbangkan masa kerja, kepangkatan, serta memberikan prioritas kepada ASN yang telah berstatus PNS, bukan CPNS.

Selain itu, perhatian khusus juga diberikan terhadap keterlibatan Orang Asli Papua (OAP) dalam jabatan strategis, terutama yang berkaitan dengan pengelolaan dana Otonomi Khusus (Otsus). Hal ini dinilai penting untuk menghindari kecemburuan sosial serta memastikan pemerataan kesempatan bagi putra daerah.

“Jabatan-jabatan strategis, khususnya yang mengelola dana Otsus, diharapkan dapat diisi oleh orang asli Papua, agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat Papua,” ungkapnya.
Bupati juga menyoroti peran strategis Kabupaten Nabire sebagai pusat pelayanan di wilayah Papua Tengah. Ia menyebutkan bahwa Nabire menjadi pusat administrasi, pendidikan, kesehatan, dan ekonomi bagi beberapa kabupaten di wilayah pegunungan yang masih memiliki keterbatasan fasilitas.
“Kinerja kita di Nabire akan dinilai oleh daerah lain. Karena itu, pelayanan publik harus benar-benar maksimal,” ujarnya.
Di sisi lain, Bupati mengakui adanya tantangan dalam pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), terutama akibat kebijakan efisiensi dari pemerintah pusat. Oleh karena itu, ia meminta seluruh OPD untuk menjaga kedisiplinan dalam pengelolaan anggaran serta meningkatkan sinergi antarunit kerja.

Bupati juga melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan pelantikan yang dinilai belum berjalan optimal. Ia menegaskan bahwa ke depan tidak akan ada lagi pengangkatan pejabat dengan status pelaksana tugas (Plt), melainkan seluruh jabatan akan diisi secara definitif berdasarkan pertimbangan kinerja.
“Penempatan jabatan dilakukan melalui evaluasi menyeluruh. Ini bukan orang baru, tetapi hasil rotasi berdasarkan kinerja,” jelasnya.
Mengakhiri sambutannya, Bupati mengajak seluruh pejabat yang dilantik untuk bekerja dengan penuh tanggung jawab dan dedikasi dalam melayani masyarakat. Ia berharap setiap kekurangan yang terjadi dapat menjadi bahan evaluasi untuk perbaikan ke depan.
“Selamat kepada pejabat yang dilantik. Bekerjalah dengan sungguh-sungguh demi pelayanan kepada masyarakat. Kita perbaiki bersama kekurangan yang ada untuk kinerja yang lebih baik ke depan,” tutupnya. (RED-GALA MANDIRI)


Leave A Comment