“Bantuan Peternakan Jadi Langkah Nyata Mendorong Kemandirian Ekonomi Masyarakat Adat”
NABIRE, PAPUA TENGAH – GALA MANDIRI – Kepala Suku Besar Meepago Provinsi Papua Tengah, Melkias Keiya, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Pusat, khususnya Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, atas perhatian dan dukungan terhadap pengembangan usaha peternakan babi bagi masyarakat adat di Papua Tengah.
Bantuan tersebut dinilai menjadi salah satu bentuk dukungan nyata dalam mendorong peningkatan kesejahteraan keluarga, memperkuat kemandirian ekonomi, serta membuka peluang bagi masyarakat adat untuk mengembangkan usaha produktif yang dapat memberikan manfaat dalam jangka panjang.
Melkias Keiya mengatakan, dukungan yang diterimanya merupakan bantuan lanjutan setelah sebelumnya mendapatkan bantuan pembangunan kandang dan bibit babi untuk memulai usaha peternakan. Pada Jumat (9/10/2026), dukungan kembali diberikan berupa satu ekor bibit babi betina, pakan ternak, serta uang saku untuk membantu menunjang pengembangan usaha tersebut.
Menurutnya, bantuan itu bukan sekadar pemberian sarana peternakan, melainkan juga menjadi dorongan bagi dirinya dan keluarga untuk membangun usaha yang produktif, mandiri, dan berkelanjutan.
Ia menilai, sektor peternakan memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai salah satu sumber pendapatan keluarga apabila dikelola dengan baik, disertai perawatan yang teratur, serta didukung ketersediaan pakan dan pengelolaan ternak yang memadai.
“Bantuan ini sangat berarti bagi saya dan keluarga. Kami menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Pusat, khususnya Bapak Presiden Prabowo Subianto, atas perhatian dan dukungan yang diberikan. Bantuan ini akan kami manfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk mengembangkan usaha peternakan,” demikian inti penyampaian Melkias Keiya terkait bantuan yang diterimanya.
Ia menegaskan komitmennya untuk menjaga, merawat, dan mengembangkan ternak tersebut agar dapat tumbuh menjadi usaha yang memberikan manfaat nyata bagi kebutuhan keluarga.
Melkias juga berharap usaha peternakan yang dirintisnya dapat berkembang secara bertahap sehingga ke depan mampu menghasilkan lebih banyak bibit babi. Apabila hasil pengembangan ternak memungkinkan, sebagian bibit tersebut direncanakan untuk dibagikan kepada masyarakat agar dapat dipelihara dan dikembangkan secara mandiri.
Menurutnya, semangat berbagi dan mengembangkan usaha bersama merupakan langkah penting untuk memperluas manfaat bantuan, sehingga dampaknya tidak hanya dirasakan oleh satu keluarga, tetapi juga dapat memberikan peluang ekonomi bagi masyarakat adat lainnya.
Ia berharap pengembangan peternakan tersebut dapat menjadi contoh bahwa bantuan pemerintah perlu dimanfaatkan secara produktif, dengan mengutamakan keberlanjutan usaha dan manfaat bagi lingkungan sosial di sekitarnya.
Dorong Kesejahteraan Masyarakat Adat

Lebih lanjut, Melkias Keiya menilai perhatian Pemerintah Pusat terhadap pengembangan usaha masyarakat adat merupakan hal yang penting dalam mendorong pemerataan pembangunan, khususnya di wilayah Papua Tengah.
Menurutnya, peningkatan kesejahteraan masyarakat tidak hanya bergantung pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga perlu didukung melalui program pemberdayaan ekonomi yang memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk mengembangkan potensi dan sumber daya yang dimiliki.
Usaha peternakan, termasuk peternakan babi, dapat menjadi salah satu pilihan kegiatan produktif bagi masyarakat apabila dikelola secara serius dan berkelanjutan. Dengan dukungan sarana, ketersediaan pakan, serta pendampingan yang memadai, usaha tersebut diharapkan mampu membantu memperkuat ekonomi keluarga.
Karena itu, ia berharap program bantuan serupa dapat terus dikembangkan dengan memperhatikan kebutuhan masyarakat adat di berbagai wilayah Papua Tengah.
Ia juga menilai pendampingan setelah penyaluran bantuan menjadi bagian penting yang perlu diperhatikan. Pendampingan tersebut dapat membantu penerima bantuan dalam merawat ternak, mengelola usaha, menjaga kesehatan hewan, serta merencanakan pengembangan peternakan agar memberikan hasil yang lebih optimal.
Dengan demikian, bantuan yang diberikan tidak berhenti pada penyerahan bibit dan sarana pendukung, tetapi dapat berkembang menjadi usaha produktif yang berkelanjutan.
Melkias berharap pemerintah terus membuka ruang bagi masyarakat adat untuk terlibat aktif dalam program pemberdayaan ekonomi, sehingga masyarakat tidak hanya menjadi penerima bantuan, tetapi juga menjadi pelaku pembangunan yang mampu mengembangkan usaha secara mandiri.
Komitmen Kawal Program Pemerintah
Selain menyampaikan apresiasi atas bantuan peternakan, Melkias Keiya menegaskan komitmennya untuk mendukung dan mengawal pelaksanaan program serta kebijakan pemerintah agar berjalan secara efektif, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Sebagai Kepala Suku Besar Meepago, ia menilai keterlibatan kepala suku, tokoh adat, dan masyarakat setempat sangat diperlukan untuk membantu memastikan berbagai program pembangunan dapat diterima dan dilaksanakan dengan baik.
Menurutnya, komunikasi dan kerja sama yang baik antara pemerintah dan masyarakat adat merupakan salah satu faktor penting dalam mendukung keberhasilan pembangunan di Papua Tengah.
Ia berharap setiap program pemerintah yang menyentuh kehidupan masyarakat dapat disosialisasikan dengan baik, memperhatikan kebutuhan masyarakat setempat, serta dilaksanakan dengan mengedepankan pendekatan yang terbuka dan melibatkan berbagai unsur masyarakat.
Melkias juga menekankan pentingnya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat agar tetap aman dan kondusif. Kondisi keamanan yang baik dinilai dapat memberikan ruang bagi masyarakat untuk menjalankan aktivitas sehari-hari, mengembangkan usaha, serta berpartisipasi dalam berbagai kegiatan pembangunan.
Ia berpandangan bahwa pembangunan ekonomi dan pemeliharaan keamanan merupakan dua hal yang saling mendukung. Ketika masyarakat merasa aman, kegiatan usaha dapat berjalan lebih baik dan berbagai program pemerintah memiliki peluang lebih besar untuk memberikan hasil yang optimal.
Karena itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga kebersamaan, memperkuat komunikasi, serta menghindari tindakan yang dapat mengganggu stabilitas keamanan di wilayah Papua Tengah.
Harapkan Sinergi Pemerintah dan Tokoh Adat
Melkias Keiya turut berharap Pemerintah Provinsi Papua Tengah bersama pemerintah kabupaten terus memberikan perhatian kepada masyarakat adat melalui program-program yang berkelanjutan dan sesuai dengan kebutuhan di lapangan.
Menurutnya, perhatian kepada masyarakat adat sebaiknya tidak hanya dilakukan pada momentum tertentu, tetapi diwujudkan melalui komunikasi rutin, kerja sama yang konsisten, serta program pemberdayaan yang memberikan dampak langsung bagi kehidupan masyarakat.
Ia menilai sinergi antara pemerintah, TNI-Polri, kepala suku, tokoh adat, dan seluruh elemen masyarakat sangat diperlukan untuk menciptakan suasana yang aman sekaligus mempercepat pelaksanaan pembangunan.
Melalui kolaborasi tersebut, berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat diharapkan dapat dibicarakan dan dicarikan solusi secara bersama-sama dengan tetap menghormati nilai-nilai adat dan kepentingan masyarakat setempat.
Ia juga berharap masyarakat adat dapat terus mengambil bagian dalam mendukung program pembangunan, baik melalui pengembangan usaha ekonomi keluarga maupun melalui peran aktif dalam menjaga persatuan dan keharmonisan sosial.
Bagi Melkias, dukungan pemerintah terhadap usaha peternakan yang diterimanya merupakan kesempatan yang perlu dimanfaatkan secara bertanggung jawab. Ia bertekad mengembangkan bantuan tersebut agar memberikan manfaat bagi keluarga dan, apabila usaha berkembang, dapat menjadi peluang untuk membantu masyarakat lainnya.
Ia berharap perhatian pemerintah terhadap pemberdayaan ekonomi masyarakat adat di Papua Tengah dapat terus diperkuat, sehingga semakin banyak keluarga memperoleh kesempatan untuk membangun usaha, meningkatkan pendapatan, dan mencapai kehidupan yang lebih sejahtera.
Dengan adanya kerja sama yang baik antara pemerintah dan masyarakat adat, Melkias optimistis berbagai program pembangunan dapat berjalan lebih efektif serta memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat Papua Tengah. (RED-GALA MANDIRI)


Leave A Comment