John Gobai : Pengembangan Perikanan Mimika Harus Libatkan Nelayan Asli sebagai Pelaku Utama
NABIRE, PAPUA TENGAH – GALA MANDIRI – Wakil Ketua IV DPR Papua Tengah, John NR Gobai, mengingatkan agar pengembangan sektor perikanan di Kabupaten Mimika benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat adat, terutama para nelayan asli. Menurutnya, potensi besar sumber daya laut di wilayah tersebut harus menjadi sumber kesejahteraan masyarakat lokal, bukan hanya dinikmati oleh pelaku usaha dari luar daerah.
Pernyataan itu disampaikan John Gobai, Senin (29/6/2026), menyambut rencana ekspor perdana komoditas perikanan melalui Pelabuhan Pomako, Timika, yang dijadwalkan berlangsung pada Selasa (30/6/2026).
Ia menyampaikan apresiasi atas langkah Pemerintah Provinsi Papua Tengah dan Pemerintah Kabupaten Mimika yang membuka peluang pasar internasional bagi hasil perikanan daerah. Menurutnya, ekspor perdana tersebut menjadi momentum penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis sektor kelautan.

Meski mengaku tidak dapat menghadiri kegiatan tersebut karena sedang menjalankan tugas kedewanan di Enarotali, Kabupaten Paniai, Gobai tetap memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan ekspor perdana tersebut.
Namun demikian, ia menegaskan bahwa keberhasilan pengembangan sektor perikanan tidak cukup hanya diukur dari meningkatnya volume ekspor. Pemerintah juga harus memastikan masyarakat asli Mimika memperoleh manfaat ekonomi secara langsung melalui keterlibatan aktif dalam rantai usaha perikanan.
Gobai menilai nelayan lokal perlu diberi ruang yang lebih besar, mulai dari penyediaan hasil tangkapan, pendampingan usaha, akses terhadap sarana produksi hingga kepastian pemasaran dengan harga yang layak.
Ia juga mengungkapkan bahwa hasil hearing antara pimpinan DPR Papua Tengah bersama STIH Mimika sebelumnya telah menekankan pentingnya pengelolaan potensi kelautan yang berpihak kepada masyarakat adat sebagai pemilik hak ulayat.
Menurutnya, perusahaan eksportir tetap harus memenuhi ketentuan yang berlaku, namun pemerintah perlu mendorong terbentuknya kemitraan yang adil dan berkelanjutan antara pelaku usaha dan nelayan asli Mimika.
“Potensi laut Mimika harus menjadi kekuatan ekonomi bagi masyarakat setempat. Pengembangan sektor perikanan harus mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat asli melalui keterlibatan yang nyata dalam setiap mata rantai usaha,” tegas Gobai. (RED-GALA MANDIRI)


Leave A Comment