IMG_20260226_175103

500 Prajurit Yonif TP 804/DBAY Ikuti Sosialisasi P4GN dari Polda Papua Tengah, Seluruhnya Negatif Narkoba


Nabire, Papua Tengah – GALA MANDIRI – Upaya pemberantasan narkotika terus diperkuat hingga ke lingkungan satuan militer di wilayah timur Indonesia. Komitmen itu terlihat saat prajurit Yonif TP 804/DBAY menerima sosialisasi Program P4GN (Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba) yang digelar oleh Polda Papua Tengah, Senin (23/1), di Garasi Yonif TP 804/DBAY, Distrik Teluk Kimi, Kabupaten Nabire.


Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 11.00 WIT tersebut diikuti sekitar 500 prajurit. Sosialisasi dipimpin langsung oleh AKBP Domingos DE F. Ximenes selaku Kasubdit 1 Ditresnarkoba Polda Papua Tengah. Kehadiran jajaran kepolisian di tengah prajurit TNI ini menjadi simbol sinergi antar-institusi dalam memerangi ancaman narkotika yang dinilai semakin kompleks dan menyasar seluruh lapisan masyarakat.


Dalam sambutannya, Danyonif TP 804/DBAY, Okto Hutabri Tanimba, menegaskan bahwa ancaman narkoba bukan hanya persoalan hukum, melainkan ancaman serius terhadap moral, disiplin, dan kehormatan prajurit. Ia menekankan pentingnya membangun kesadaran kolektif bahwa prajurit TNI harus menjadi garda terdepan dalam menjaga diri, keluarga, serta lingkungan dari bahaya penyalahgunaan narkotika.


“Prajurit harus bersih dari narkoba. Tidak ada toleransi bagi penyalahgunaan narkotika di lingkungan satuan. Ini menyangkut nama baik institusi dan kepercayaan rakyat,” tegasnya di hadapan ratusan anggota yang hadir.
Memasuki sesi utama, AKBP Domingos memaparkan materi terkait jenis-jenis narkotika, pola peredaran gelap, hingga dampak medis dan psikologis yang dapat menghancurkan masa depan pengguna. Ia juga mengingatkan bahwa keterlibatan aparat negara dalam penyalahgunaan narkoba tidak hanya berdampak pada individu, tetapi juga merusak citra institusi dan melemahkan stabilitas keamanan nasional.
Menurutnya, Papua sebagai wilayah strategis tidak luput dari ancaman peredaran narkotika, sehingga diperlukan pengawasan internal yang ketat serta komitmen bersama antara TNI dan Polri dalam upaya pencegahan.
Sebagai bentuk konkret langkah preventif, kegiatan dilanjutkan dengan pemeriksaan urin secara mendadak menggunakan alat rapid test urin merek TZ Check. Pemeriksaan diawali dengan arahan dari Pasi Intel Yonif TP 804/DBAY guna memastikan proses berjalan tertib dan transparan.


Satu per satu prajurit menjalani pemeriksaan dengan pengawasan langsung dari tim Ditresnarkoba Polda Papua Tengah. Hasilnya, seluruh personel yang mengikuti tes dinyatakan negatif dan tidak terindikasi menggunakan atau menyalahgunakan narkotika.
Hasil tersebut disambut positif oleh jajaran pimpinan satuan maupun pihak kepolisian. Selain menjadi bukti kedisiplinan internal, capaian itu juga memperkuat citra Yonif TP 804/DBAY sebagai satuan yang menjunjung tinggi integritas dan profesionalisme.
Kegiatan yang berakhir pada pukul 14.00 WIT tersebut berlangsung aman dan tertib. Melalui sosialisasi P4GN ini, Yonif TP 804/DBAY kembali menegaskan komitmennya untuk terus mendukung upaya nasional dalam pemberantasan narkoba, sekaligus memastikan setiap prajurit tetap berada pada koridor hukum, etika, dan nilai-nilai Sapta Marga.
Sinergi antara TNI dan Polri di Papua Tengah diharapkan menjadi model kolaborasi yang konsisten dalam menjaga keamanan wilayah serta melindungi generasi bangsa dari ancaman narkotika, demi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. (RED-GALA MANDIRI)

Leave A Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *