
Nabire, Papua Tengah – GALA MANDIRI – Dalam upaya menjaga stabilitas harga bahan pangan serta menekan potensi inflasi menjelang perayaan Idul Fitri 1447 H, Polda Papua Tengah bersama Polres Nabire menggelar kegiatan pasar murah bagi masyarakat. Kegiatan ini merupakan bagian dari program nasional Gerakan Pangan Murah untuk Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan Menjelang Hari Raya Idul Fitri dengan tema “Pangan Kuat Indonesia Berdaulat”.


Kegiatan tersebut berlangsung di halaman Aula Wicaksana Laghawa Mapolres Nabire, Jumat (13/3/2026), dan mendapat antusiasme dari masyarakat yang hadir untuk memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.
Acara ini turut dihadiri sejumlah pejabat penting, di antaranya Kapolda Papua Tengah yang diwakili Kombes Pol. Jermias Rontini, S.I.K., M.Si., Dirbinmas Polda Papua Tengah Kombes Pol. Deni Herdiana, M.H., M.M., Kapolres Nabire AKBP Samuel D. Tatiratu, S.I.K., Wakapolres Nabire Kompol Dr. Piter Kendek, Wakil Bupati Nabire H. Burhanudin Parenwari, serta Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Nabire Viktor Yasor Sawo.


Kapolres Nabire AKBP Samuel D. Tatiratu menjelaskan bahwa pelaksanaan pasar murah tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan Kapolri yang tertuang dalam telegram resmi tertanggal 10 Maret 2026. Instruksi tersebut memerintahkan seluruh jajaran Polda dan Polres di Indonesia untuk secara serentak melaksanakan gerakan pangan murah pada 13 Maret 2026.
“Gerakan pangan murah ini bertujuan menjaga stabilitas harga bahan pokok sekaligus memastikan ketersediaan kebutuhan masyarakat menjelang perayaan Idul Fitri. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan masyarakat dapat memperoleh sembako dengan harga yang lebih terjangkau sehingga daya beli tetap terjaga,” ujar Tatiratu kepada awak media.

Ia menambahkan bahwa kegiatan tersebut juga merupakan bentuk dukungan institusi kepolisian terhadap program pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan nasional serta mengendalikan inflasi daerah. Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah, instansi kepolisian, dan para distributor sangat penting untuk memastikan distribusi bahan pangan berjalan lancar.
Sementara itu, Dirbinmas Polda Papua Tengah Kombes Pol. Deni Herdiana menyampaikan bahwa gerakan pasar murah ini dilaksanakan secara serentak di seluruh Polda di Indonesia sebagai bentuk dukungan terhadap program pemerintah yang dicanangkan Presiden melalui Kapolri.

“Gerakan ini merupakan instruksi langsung Kapolri kepada 36 Polda di seluruh Indonesia. Tujuannya adalah menjaga stabilitas harga pangan serta membantu masyarakat memperoleh bahan pokok dengan harga yang terjangkau, terutama menjelang hari besar keagamaan,” jelasnya.
Dalam kegiatan tersebut, Polda Papua Tengah menyiapkan sejumlah kebutuhan pokok untuk dijual kepada masyarakat dengan harga lebih rendah dari harga pasar. Untuk komoditas beras SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan), disediakan kuota sebanyak 10 ton yang didistribusikan di dua titik, yakni Nabire sebanyak 8 ton dan Timika sebanyak 2 ton.
Selain itu, tersedia pula berbagai komoditas lainnya seperti gula pasir sebanyak 650 kilogram, minyak goreng sebanyak 412 liter, serta telur ayam sebanyak 4.500 butir. Polda Papua Tengah juga telah menyiapkan tambahan stok sekitar 5 ton beras sebagai cadangan apabila pasokan awal habis terjual.
Menurut Deni, kegiatan ini tidak hanya dilaksanakan satu hari, tetapi akan berlanjut selama beberapa hari ke depan untuk memastikan masyarakat benar-benar mendapatkan manfaat dari program tersebut.
“Beras SPHP dijual dengan harga Rp58.000 per lima kilogram. Harga tersebut kami peroleh langsung dari Bulog sehingga masyarakat bisa mendapatkan beras dengan harga yang lebih terjangkau,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa keterlibatan kepolisian dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap ketahanan pangan nasional dan tidak berkaitan dengan aktivitas perdagangan pribadi.
“Kami dari kepolisian mendukung program ketahanan pangan pemerintah. Ini adalah bagian dari pelayanan kepada masyarakat, terutama menjelang hari raya,” tambahnya.
Deni juga mengapresiasi para distributor dan pihak swasta yang turut berpartisipasi dalam menyukseskan kegiatan pasar murah tersebut. Menurutnya, kolaborasi berbagai pihak menjadi kunci penting dalam menjaga stabilitas ekonomi masyarakat.
Di akhir keterangannya, ia mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga keamanan dan ketertiban selama berlangsungnya kegiatan serta menjelang perayaan Idul Fitri.
“Kami berharap masyarakat dapat bersama-sama menjaga situasi keamanan dan ketertiban agar wilayah Nabire tetap aman, damai, dan kondusif,” tutupnya.

Kegiatan pasar murah ini diharapkan mampu membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau sekaligus menjadi langkah konkret dalam menekan inflasi daerah menjelang momentum hari besar keagamaan. (RED-GALA MANDIRI)


Leave A Comment