

Dogiyai, Papua Tengah – GALA MANDIRI – Perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah / 2026 Masehi di Kabupaten Dogiyai berlangsung dalam situasi yang aman, tertib, dan kondusif. Stabilitas keamanan yang terjaga dengan baik ini memungkinkan umat Muslim setempat menjalankan rangkaian ibadah Lebaran dengan khusyuk dan penuh kenyamanan.
Kapolsek Kamuu Kabupaten Dogiyai, IPTU Yusuf, dalam keterangannya melalui sambungan telepon seluler, menegaskan bahwa kondisi keamanan di wilayah hukum Polsek Kamuu tetap terkendali, baik menjelang, saat pelaksanaan, maupun setelah Hari Raya Idul Fitri.

“Sejak sebelum hari-H hingga pasca Idul Fitri, situasi di Kabupaten Dogiyai terpantau sangat kondusif. Tidak ada aktivitas atau pergerakan yang mengganggu jalannya perayaan. Semua berlangsung aman dan terkendali,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa pengamanan yang dilakukan melalui Operasi Ketupat Noken 2026 berjalan optimal. Sejumlah pos pengamanan, termasuk Pos Terpadu, telah berfungsi secara efektif dalam menjaga stabilitas wilayah serta memberikan rasa aman kepada masyarakat.

Operasi Ketupat Noken sendiri dilaksanakan sejak 13 hingga 25 Maret 2026, dengan melibatkan personel gabungan yang bertugas di berbagai titik strategis. Kehadiran aparat di lapangan dinilai mampu mengantisipasi potensi gangguan keamanan serta memastikan kelancaran aktivitas masyarakat selama momentum Lebaran.
“Seluruh personel menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab. Ini menjadi faktor penting dalam terciptanya situasi yang aman dan kondusif di tengah masyarakat,” tambah IPTU Yusuf.


Kondisi yang aman tersebut memberikan dampak positif bagi umat Muslim di Dogiyai. Mereka dapat melaksanakan Sholat Idul Fitri serta kegiatan silaturahmi tanpa rasa khawatir, dalam suasana yang damai dan penuh kebersamaan.
Tidak hanya itu, Kapolsek Kamuu juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menjaga ketertiban selama perayaan berlangsung. Ia secara khusus mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Dogiyai, baik umat Muslim maupun non-Muslim, atas sikap toleransi dan kerukunan antarumat beragama yang terus terjaga.
“Kami sangat mengapresiasi peran serta masyarakat yang telah menjaga harmoni dan saling menghormati. Toleransi yang kuat menjadi kunci utama terciptanya suasana damai selama Idul Fitri di Dogiyai,” ungkapnya.

Dengan berakhirnya rangkaian Operasi Ketupat Noken 2026, aparat kepolisian memastikan bahwa kondisi keamanan di wilayah tersebut tetap stabil. Keberhasilan pengamanan ini diharapkan dapat menjadi momentum untuk terus memperkuat sinergi antara aparat dan masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban di masa mendatang. (RED-GALA MANDIRI)


Leave A Comment