IMG-20260511-WA0054

IPMADO Gelar Aksi Damai di Nabire, Tuntut Keadilan atas Rentetan Peristiwa Berdarah di Dogiyai


NABIRE, PAPUA TENGAH–GALA MANDIRI – Ratusan massa yang tergabung dalam Ikatan Pelajar Mahasiswa Dogiyai IPMADO, menggelar aksi demonstrasi damai pada Senin, 11 Mei 2026. Aksi ini dilakukan guna menuntut proses hukum yang transparan dan adil atas sejumlah peristiwa berdarah yang terjadi di Kabupaten Dogiyai baru-baru ini.


Massa menyoroti rentetan kejadian yang merenggut nyawa, mulai dari gugurnya seorang anggota kepolisian, tewasnya sejumlah warga sipil, hingga insiden terbaru pada Minggu, 10 Mei 2026. Dalam kejadian terakhir tersebut, seorang warga tewas yang menurut identifikasi kepolisian dan temuan barang bukti di lapangan, diduga sebagai anggota Kelompok Kriminal Bersenjata KKB.


Pantauan di lapangan, aksi dimulai dengan long march dari titik kumpul utama di Pasar Karang Tumaritis menuju Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Papua DPR Provinsi Papua Tengah.
Guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, pergerakan massa pelajar dan mahasiswa ini dikawal ketat oleh aparat gabungan TNI dan Polri.


Setibanya di kantor DPRP Papua Tengah, massa diterima langsung oleh sejumlah anggota dewan. Dalam orasinya, para demonstran secara bergantian menyuarakan aspirasi agar DPRP memfasilitasi penegakan hukum yang serius atas rangkaian kekerasan yang terjadi berturut-turut di Dogiyai.


Wakil Ketua IV DPR Papua Tengah, John Gobay, memberikan apresiasi tinggi kepada para mahasiswa dan pelajar asal Dogiyai yang telah menyampaikan aspirasi mereka dengan sangat tertib.
“Sikap tertib ini memberikan waktu dan ruang bagi kami di DPRP untuk segera meneruskan aspirasi tersebut kepada pihak-pihak terkait. Kami berencana mengundang Polda Papua, Pemerintah Provinsi Papua Tengah, serta Pemkab Dogiyai untuk melakukan klarifikasi dan menindaklanjuti tuntutan massa ini,” ujar John Gobay di hadapan massa.


Senada dengan hal tersebut, Kapolres Nabire AKBP Samuel Tatiratu juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh peserta aksi. Ia menilai massa IPMADO berhasil menunjukkan cara berdemokrasi yang bermartabat.
“Kami berterima kasih karena adik-adik mahasiswa mampu melaksanakan aksi secara tertib. Hal ini terjadi karena adanya komunikasi dan negosiasi yang baik dengan pihak keamanan. Mereka bersedia mendengar saran kami sehingga aksi berjalan damai dan aspirasi dapat tersalurkan langsung ke DPRP sesuai harapan,” pungkas Kapolres.
Usai menyampaikan tuntutannya dan mendengar tanggapan dari pihak dewan serta kepolisian, massa membubarkan diri dengan teratur.(RED-GALA MANDIRI)

Leave A Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *