IMG-20260702-WA0125

Wabup Nabire Resmikan Inovasi SEMERU, Perkuat Ekonomi Masyarakat Pesisir Menuju Kesejahteraan


NABIRE, Papua Tengah –GALA MANDIRI – Wakil Bupati Nabire, H. Burhanuddin Parenwari, secara resmi meluncurkan inovasi SEMERU (Sea Market untuk Ekonomi Rakyat Unggul), sebuah program yang digagas oleh Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Nabire sebagai bagian dari proyek perubahan kepemimpinan.
‎Inovasi tersebut merupakan karya Kepala Bapperida Kabupaten Nabire, Dr. H. Mukayat, S.Pd., M.Si., M.Pd., M.Sc., yang saat ini tengah mengikuti Pendidikan dan Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II di Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI Regional Makassar.


‎Dalam sambutannya, Wakil Bupati memberikan apresiasi atas inovasi yang diinisiasi Kepala Bapperida. Menurutnya, SEMERU merupakan langkah strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat pesisir melalui pemanfaatan potensi kelautan dan perikanan yang dimiliki Kabupaten Nabire.
‎”Atas nama Pemerintah Kabupaten Nabire, kami mendukung penuh setiap inovasi yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. SEMERU diharapkan menjadi gerakan nyata dalam membangun ekonomi pesisir yang tangguh, produktif, dan berkelanjutan,” ujar Burhanuddin.


‎Ia menjelaskan, SEMERU atau Sea Market untuk Ekonomi Rakyat Unggul merupakan strategi kolaboratif untuk mengentaskan kemiskinan masyarakat pesisir dengan memperkuat tata kelola ekonomi berbasis potensi laut. Program ini diharapkan mampu membuka akses pasar, meningkatkan nilai tambah hasil perikanan, memperkuat kelembagaan nelayan, memperluas kemitraan, hingga meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
‎Menurut Wakil Bupati, inovasi tersebut juga sejalan dengan arahan Presiden Republik Indonesia agar pemerintah daerah mampu menghadirkan kreativitas dan inovasi dalam meningkatkan pendapatan daerah, terutama di tengah kebijakan efisiensi anggaran.
‎”Daerah tidak boleh terus bergantung kepada pemerintah pusat. Kita harus memiliki inovasi dan ide-ide kreatif untuk mengoptimalkan potensi yang kita miliki demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” katanya.
‎Burhanuddin yang juga bertindak sebagai mentor dalam proyek perubahan tersebut berharap SEMERU tidak berhenti sebagai konsep, tetapi benar-benar diimplementasikan di lapangan sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat pesisir Kabupaten Nabire.


‎Ia menambahkan, keberhasilan pembangunan tidak dapat dilakukan pemerintah sendiri, melainkan membutuhkan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, mulai dari dunia usaha, akademisi, perbankan, lembaga swadaya masyarakat, komunitas nelayan, hingga masyarakat.
‎”Melalui kolaborasi ini kita dapat membangun ekosistem ekonomi pesisir yang lebih kuat, mulai dari peningkatan produksi, pengolahan hasil laut, pemasaran berbasis digital, akses pembiayaan, hingga pemberdayaan masyarakat,” jelasnya.


‎Pemerintah Kabupaten Nabire berharap inovasi SEMERU dapat menjadi model pelayanan publik yang dapat direplikasi di berbagai wilayah pesisir serta menjadi salah satu solusi dalam percepatan pengentasan kemiskinan melalui pengembangan sektor ekonomi kelautan yang berkelanjutan. (RED-GALA MANDIRI)

Leave A Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *