IMG-20260507-WA0067

Isaias Douw Pimpin PSI Papua Tengah, Target Menang Pemilu 2029


Nabire, Papua Tengah-GALA MANDIRI – Isaias Douw menegaskan komitmennya untuk membawa Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menjadi kekuatan politik utama di Papua Tengah pada Pemilu Legislatif 2029. Penegasan tersebut disampaikan usai dirinya resmi dilantik sebagai Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PSI Papua Tengah bersama jajaran pengurus DPW, DPD, dan DPC PSI se-Papua Tengah, Kamis (7/5/2026), di Auditorium RRI Nabire.
Pelantikan itu turut dihadiri Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep serta sejumlah tokoh masyarakat dan kader PSI dari delapan kabupaten di Papua Tengah.


Dalam sambutannya yang penuh semangat, Isaias Douw menyampaikan keyakinannya bahwa PSI akan mampu meraih kemenangan besar di Papua Tengah karena menurutnya masyarakat Papua lebih memilih figur dibanding sekadar partai politik.
“Saya ini tokoh Papua Tengah. Masyarakat Papua tidak pilih partai, tetapi pilih figur. Karena itu saya yakin PSI akan menjadi tuan rumah di Papua Tengah dan menang pada Pemilu 2029,” tegas Isaias di hadapan ribuan kader dan simpatisan PSI.


Mantan Bupati Nabire dua periode itu juga memaparkan perjalanan politiknya selama puluhan tahun di Papua Tengah. Ia mengaku pernah membesarkan Partai Golkar di Kabupaten Paniai hingga meraih 19 kursi legislatif, sebelum kemudian berpindah ke PKB dan berhasil memenangkan Pilkada Nabire.
Menurut Isaias, pengalaman panjangnya dalam dunia politik serta kedekatannya dengan masyarakat menjadi modal besar untuk membangun PSI di Papua Tengah. Ia juga menegaskan dirinya memiliki hubungan baik dengan berbagai tokoh agama, tokoh adat, serta kepala daerah di wilayah Papua Tengah.


Dalam pidatonya, Isaias turut menyinggung kontribusi besar Presiden ke-7 RI Joko Widodo terhadap pembangunan Papua Tengah. Ia menyebut sejumlah proyek strategis seperti Tol Laut, pembangunan Pelabuhan dan Bandara Douw Aturure Nabire hingga peningkatan pelayanan listrik 24 jam merupakan bukti nyata perhatian pemerintah pusat terhadap Papua.
“Yang cinta orang Papua adalah Pak Jokowi. Banyak pembangunan hadir di Papua Tengah pada masa beliau. Dulu listrik hidup mati, sekarang sudah 24 jam. Itu bukti perhatian pemerintah,” ujarnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa dirinya tidak maju dalam kontestasi Pilgub Papua Tengah karena keterbatasan biaya politik. Meski demikian, ia memilih mendukung gubernur yang saat ini menjabat karena dianggap sebagai bagian dari kader yang pernah dibinanya.
Kini, setelah dipercaya memimpin PSI Papua Tengah, Isaias menegaskan fokus utamanya adalah membesarkan partai hingga meraih kemenangan politik di seluruh wilayah Papua Tengah. Ia bahkan memberi peringatan tegas kepada seluruh pengurus dan kader agar bekerja maksimal untuk partai.
“Kalau ada yang tidak kerja untuk PSI, saya copot. Kita harus kerja serius untuk memenangkan PSI di Papua Tengah,” katanya disambut tepuk tangan kader.


Pada kesempatan tersebut juga diumumkan susunan pengurus DPW PSI Papua Tengah, di antaranya Wakil Ketua Leme Wonda dan Paulus Do, Ketua Badan Pemenangan Pemilu Redi Wijaya, Ketua Badan Saksi Rohani Heremba, Ketua Bidang Organisasi Keanggotaan dan Kaderisasi Muhammad Syahrir, serta sejumlah pengurus lainnya.
Selain itu, turut dilantik pengurus DPD PSI dari berbagai kabupaten di Papua Tengah seperti Mimika, Nabire, Dogiyai, Deiyai, Paniai, Puncak, dan Puncak Jaya.


Pelantikan tersebut menjadi momentum konsolidasi besar PSI di Papua Tengah sekaligus menandai dimulainya kerja politik partai dalam menghadapi agenda Pemilu 2029 mendatang. (RED-GALA MANDIRI)

Leave A Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *