IMG-20260222-WA0014

Menjaga Tapal Batas, Menjaga Marwah Satuan: Patroli Yonif TP 804/DBAY di Tanah Nabire

Nabire, Papua Tengah —GALA MANDIRI – Pagi itu, Sabtu, 21 Februari 2026, matahari belum terlalu tinggi ketika barisan prajurit bergerak menyusuri tapal batas markas. Di tangan mereka bukan senjata untuk operasi tempur, melainkan data koordinat, alat kebersihan, dan tanggung jawab atas setiap jengkal tanah satuan. Bagi Yonif TP 804/DBAY, menjaga patok batas bukan sekadar rutinitas administratif, tetapi bagian dari disiplin dan kehormatan korps.


Kegiatan patroli patok batas ini dipimpin oleh DPP Letda Czi Baharudin selaku Pasi Log Yonif TP 804/DBAY. Ia melibatkan satu perwakilan kompi dari sembilan kompi yang ada, serta personel Provost untuk memastikan pengamanan selama kegiatan berlangsung. Sinergi lintas unsur ini menunjukkan bahwa pengamanan aset bukan hanya tugas staf logistik, melainkan tanggung jawab kolektif satuan.


Menariknya, prajurit yang diutamakan dalam patroli ini adalah mereka yang berpangkat Prada. Pertimbangannya strategis: para prajurit muda ini diproyeksikan akan berdinas lebih lama di satuan, sehingga pemahaman tentang letak dan riwayat batas tanah batalyon menjadi investasi jangka panjang. Pengetahuan tersebut diharapkan tidak berhenti pada satu generasi, melainkan diwariskan sebagai tradisi profesional yang terus dijaga.
Di lapangan, para prajurit memeriksa patok demi patok secara teliti. Tanaman liar dibersihkan agar penanda batas tetap terlihat jelas. Setiap titik dicocokkan dengan koordinat UTM yang tercatat dalam administrasi satuan. Proses ini mungkin tampak sederhana, namun di baliknya tersimpan prinsip akuntabilitas: memastikan bahwa seluruh patok berada di posisi yang tepat dan tidak mengalami pergeseran.


Di wilayah seperti Papua Tengah, di mana dinamika sosial dan geografis terus berkembang, kejelasan batas menjadi hal fundamental. Bagi satuan, batas bukan hanya garis imajiner, tetapi simbol legalitas, ketertiban, dan kepastian hukum atas aset negara yang dipercayakan kepada mereka.
Melalui patroli patok batas ini, Yonif TP 804/DBAY menegaskan komitmennya untuk menjaga aset secara tertib, terdata, dan berkelanjutan. Profesionalisme prajurit tidak hanya tercermin dalam kesiapsiagaan operasi, tetapi juga dalam kesungguhan merawat dan mengamankan setiap aset satuan.
Di tengah sunyi langkah patroli dan derap sepatu yang menyusuri batas, tersirat pesan sederhana namun tegas: menjaga tapal batas berarti menjaga marwah satuan — hari ini dan untuk generasi yang akan datang. (RED-GALA MANDIRI)

Leave A Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *