filter: 0; fileterIntensity: 0.0; filterMask: 0; captureOrientation: 0;
module: photo;hw-remosaic: false;touch: (-1.0, -1.0);sceneMode: 32768;cct_value: 0;AI_Scene: (-1, -1);aec_lux: 0.0;aec_lux_index: 0;HdrStatus: auto;albedo:  ;confidence:  ;motionLevel: 0;weatherinfo: null;temperature: 42;

Sinergi TNI-Polri dan Elemen Masyarakat, Polda Papua Tengah Siaga Amankan Ramadan 1447 H/ 2026 M

Nabire, Papua Tengah – GALA MANDIRI – Polda Papua Tengah menggelar Apel Siaga Gabungan Kamtibmas, Senin sore (23/2/2026), di Mapolres Nabire. Apel ini dilaksanakan sebagai bentuk kesiapsiagaan pengamanan selama bulan suci Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi.

Bertindak selaku Inspektur Upacara, Wakapolda Papua Tengah Kombes Pol. Gustav R. Urbinas membacakan amanat tertulis Kapolda Papua Tengah, Brigjen Pol. Jermias Rontini, S.I.K., M.Si. Apel kali ini terasa berbeda karena melibatkan unsur TNI-Polri, pemerintah daerah, serta berbagai elemen masyarakat se-Papua Tengah dan Kabupaten Nabire.

Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain perwakilan Gubernur Papua Tengah, perwakilan Korem 173/PVB yang diwakili Pasi Ter Kolonel Arh. Fajar, Kapolres Nabire AKBP Samuel D. Tatiratu, Ketua DPR Papua Tengah (DPRPT) Hj. Katerin Maruanaya, Wakil Bupati Nabire H. Burhanudin Parenwari, Ketua DPRK Nabire Nancy Worabay, Ketua MUI Kabupaten Nabire KH Rohimin Abdul Rahim, serta sejumlah tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, dan pimpinan organisasi kemasyarakatan, serta pelajar.

Komitmen Jaga Kondusivitas Ramadan

‎Dalam amanatnya, Kapolda Papua Tengah menegaskan bahwa apel siaga merupakan komitmen bersama untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap aman, kondusif, dan terkendali selama Ramadan.
‎“Ramadan adalah momentum sakral bagi umat Islam untuk meningkatkan ibadah. Namun peningkatan aktivitas masyarakat juga berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas,” demikian amanat Kapolda yang dibacakan Wakapolda.
‎Beberapa potensi gangguan yang diantisipasi antara lain peningkatan aktivitas di pusat perbelanjaan dan pasar tradisional, mobilitas masyarakat saat sahur dan berbuka puasa, balap liar dan penggunaan petasan, penyebaran hoaks yang memicu konflik sosial, hingga tindak kriminalitas lainnya.
‎Kapolda juga menginstruksikan agar personel melaksanakan pengamanan tempat ibadah secara optimal, memperkuat deteksi dini dan pencegahan, menjalin komunikasi aktif dengan tokoh agama dan tokoh masyarakat, serta menjalankan tugas secara profesional, proporsional, dan berintegritas.
‎Selain itu, seluruh personel diingatkan untuk menjaga kesehatan, kekompakan, serta mengedepankan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Lima Poin Ikrar Bersama

‎Dalam apel tersebut turut dikumandangkan lima poin ikrar sebagai bentuk komitmen bersama seluruh elemen masyarakat Papua Tengah dalam menjaga kamtibmas, khususnya di Kabupaten Nabire.
‎Adapun isi ikrar tersebut meliputi:
‎Bersama Polri menolak tegas segala bentuk aksi anarkis, pengrusakan, dan perusakan fasilitas umum.
‎Mendukung tindakan tegas Polri dalam menciptakan situasi yang aman, tertib, dan kondusif.
‎Siap melaporkan setiap ancaman serta tindakan anarkis dan pengrusakan.
‎Siap bersama menjaga lingkungan, warga, dan kesehatan.
‎Menjaga aturan dan amanah dalam menjaga Provinsi Papua Tengah untuk Indonesia.

Apel siaga ini diharapkan menjadi momentum memperkuat sinergi antara aparat keamanan, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menciptakan suasana Ramadan yang aman dan damai di seluruh wilayah hukum Polda Papua Tengah. (RED-GALA MANDIRI))

Leave A Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *