
Nabire, Papua Tengah – GALA MANDIRI – Wakil Ketua IV Dewan Perwakilan Rakyat Provinsi (DPRP) Papua Tengah, John N.R. Gobai, melakukan peninjauan langsung di sepanjang ruas jalan Nabire–Paniai pada Selasa (24/3/2026). Peninjauan ini dilakukan sebagai bentuk perhatian terhadap infrastruktur yang menjadi urat nadi perekonomian masyarakat di sejumlah kabupaten yang terhubung dengan Nabire.

Dalam kunjungan tersebut, Gobai menemukan berbagai permasalahan di lapangan, khususnya terkait kondisi jalan yang kerap mengalami kerusakan meski telah dilakukan pengaspalan. Bahkan, ia beberapa kali turun langsung dari kendaraan untuk memastikan kondisi riil di sejumlah titik.
Salah satu temuan utama adalah belum meratanya pembangunan talut dan box culvert di sepanjang ruas jalan tersebut. Kondisi ini diduga kuat menjadi penyebab utama kerusakan jalan, akibat tidak adanya sistem drainase yang memadai untuk mengalirkan air.
“Kasih jalan buat air, supaya jangan air merusak jalannya manusia,” ujar Gobai menegaskan pentingnya pengelolaan aliran air di sekitar badan jalan.

Ia menyoroti kondisi jalan di kilometer 139 hingga 141 yang saat ini menjadi perhatian publik. Menurutnya, titik tersebut memiliki kontur rendah dan diduga terdapat aliran air di bawah permukaan jalan. Namun, karena tidak dilengkapi dengan saluran yang memadai, air justru tertahan dan merusak struktur jalan.
Gobai menjelaskan bahwa kerusakan berulang pada ruas jalan tersebut disebabkan oleh air yang tidak memiliki jalur aliran yang jelas. Ketiadaan talut dan box culvert membuat air meluap dan menggerus badan jalan, sehingga mempercepat kerusakan.
Ia menekankan bahwa pembangunan talut dan box culvert sangat penting, tidak hanya untuk mengalirkan air, tetapi juga untuk mencegah banjir, mengurangi erosi, serta melindungi infrastruktur jalan dari tekanan tanah dan beban kendaraan.
Selain itu, kondisi geografis ruas jalan yang berada di kawasan perbukitan dan jurang juga menjadi faktor yang memperkuat urgensi pembangunan talut di sisi kiri dan kanan jalan.
“Sudah terlalu lama ruas jalan ini dibangun tanpa talut yang merata, padahal itu sangat penting. Di beberapa titik terdapat jurang, sehingga perlindungan badan jalan harus menjadi prioritas,” jelasnya.
Sebagai rekomendasi, Gobai menegaskan dua hal utama yang perlu segera direalisasikan oleh pihak terkait, yakni:
Pembangunan talut secara merata di sepanjang ruas jalan
Pembangunan box culvert sebagai saluran aliran air
Ia berharap, dengan adanya perbaikan sistem drainase yang terintegrasi, ruas jalan Nabire–Paniai dapat lebih tahan lama dan mampu mendukung aktivitas ekonomi masyarakat secara berkelanjutan. (RED-GALA MANDIRI)


Leave A Comment