Samuel Sauwyar : “Media sebagai Suara Rakyat dan Mitra Strategis Pemerintah”



Ketua FKBN RI Papua Tengah yang juga Waket I DPD BMP RI Papua Tengah Samuel Sauwyar bersama Kepala Satpol PP Pemprov Papua Tengah Otis Monei di acara Festival Media se-Tanah Papua di Nabire, Selasa Sore (13/01/2026
Nabire, Papua Tengah – GALA MANDIRI – Festival Media se-Tanah Papua telah dibuka secara rasmi oleh Asisten II Bidang Pemerintahan dan Pembangunan H.Tumiran mewakili Gubernur Meki F.Nawipa pada Selasa (13/01/2026) di Halaman Kantor Gubernur Papua Tengah. Kegiatan perdana yang mempertemukan insan pers dari enam provinsi di Tanah Papua ini dihadiri hampir 150 jurnalis, baik Orang Asli Papua (OAP) maupun non-OAP.
Papua Tengah mendapat kehormatan sebagai tuan rumah pertama pelaksanaan festival media tingkat Tanah Papua. Kegiatan ini menjadi momentum penting konsolidasi pers sekaligus penguatan peran media dalam mendorong keterbukaan informasi dan pembangunan daerah, khususnya di provinsi baru hasil Daerah Otonomi Baru (DOB).

Ketua FKBN RI Papua Tengah yang juga Waket I DPD BMP RI Papua Tengah Samuel Sauwyar bersama Ketua DPC BMP RI Kabupaten Nabire Menas Maniani
Ketua Bakorwil Forum Kader Bela Negara (FKBN) RI Provinsi Papua Tengah Samuel Sawyar, menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh atas terselenggaranya Festival Media se-Tanah Papua di Nabire.
“Sebagai Ketua Bela Negara Provinsi Papua Tengah dan Wakil Ketua I BMP RI Papua Tengah, kami merespons sangat positif kegiatan ini. Ini adalah pertemuan seluruh media se-Tanah Papua, dan Papua Tengah menjadi tuan rumah. Kami melihat situasi keamanan kondusif, kolaborasi TNI-Polri solid, serta semangat kebangsaan melalui ornamen Merah Putih yang mewarnai kegiatan,” ujar Samuel.

Ia menegaskan, meskipun Papua Tengah merupakan provinsi baru, daerah ini mampu membuktikan diri sejajar dengan provinsi lain di Indonesia dalam menyelenggarakan agenda besar berskala regional.
Samuel juga menekankan peran strategis media sebagai jembatan antara pemerintah dan rakyat. Menurutnya, media merupakan sarana utama untuk menyampaikan aspirasi masyarakat secara terbuka dan bertanggung jawab.


“Media adalah suara rakyat dan hati rakyat. Rakyat tidak bisa menyuarakan kepentingannya tanpa media. Karena itu, media harus diposisikan sebagai mitra strategis pemerintah, bukan dipandang sebelah mata,” tegasnya.
Samuel Sawyar yang juga Wakil Ketua I DPD Barisan Merah Putih (BMP) RI Provinsi Papua Tengah berharap pemerintah daerah di Papua Tengah semakin terbuka terhadap media, sehingga informasi pembangunan, kebijakan publik, serta dinamika sosial dapat disampaikan secara transparan kepada masyarakat.
“Media memiliki kekuatan besar dalam membangun opini publik dan mengawal pembangunan. Dengan keterbukaan informasi, masyarakat menjadi semakin cerdas dan kritis terhadap arah pembangunan daerah,” tambahnya.

“Kami sangat bersyukur dan bangga. Kehadiran media sangat membantu masyarakat Papua Tengah, baik dalam bidang sosial maupun pembangunan. Media menjadi penghubung antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat,” ujar Menas.
Menurutnya, melalui media, aspirasi masyarakat dapat tersampaikan sekaligus mendukung program-program pemerintah daerah dan nasional.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh insan pers. Semoga media di Tanah Papua semakin jaya, profesional, dan terus menjadi pilar demokrasi dari Sabang sampai Merauke,” tutupnya.
Festival Media se-Tanah Papua diharapkan menjadi ruang kolaborasi berkelanjutan antarinsan pers serta memperkuat peran media sebagai sarana keterbukaan informasi dan mitra strategis pembangunan di Papua Tengah dan seluruh Tanah Papua. (RED-GALA MANDIRI)


Leave A Comment