IMG-20260425-WA0038(1)

Kunjungan Dinas Pendidikan Papua Tengah Dorong Penguatan Layanan Pendidikan Khusus di Wilayah Meuwo

Nabire, Papua Tengah -GALA MANDIRI – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Papua Tengah melakukan kunjungan kerja ke SLB PNG Wissel Meren di Kabupaten Paniai dan SLB PNG Shalom di Kabupaten Deiyai, Jumat (24/04/2026), dalam rangka memverifikasi data serta memastikan kesiapan penyelenggaraan proses belajar mengajar di kedua lembaga pendidikan khusus tersebut.
Kunjungan ini dipimpin langsung oleh Kepala Bidang Diksus/PKLK, Fredy Edowai. Ia meninjau langsung kondisi sekolah, sarana prasarana, serta data pendukung lainnya yang menjadi bagian penting dalam proses penguatan dan legalitas operasional lembaga. Dalam kesempatan tersebut, Fredy menegaskan pentingnya peran guru sebagai pelayan yang mampu merangkul dan mendidik anak berkebutuhan khusus (ABK) dengan penuh kasih dan perhatian, agar mereka mendapatkan hak pendidikan yang setara seperti anak-anak pada umumnya.


Fredy juga menyampaikan apresiasi kepada Yayasan Pendidikan Nasional Global yang telah berinisiatif menghadirkan layanan pendidikan khusus di wilayah Deiyai dan Paniai. Menurutnya, kehadiran yayasan sangat membantu pemerintah dalam menjangkau anak-anak penyandang disabilitas di daerah yang belum sepenuhnya terlayani, sehingga mereka tidak tertinggal dalam memperoleh pendidikan yang layak.
Selain itu, ia menginstruksikan agar kedua sekolah segera mempersiapkan segala kebutuhan untuk pelaksanaan penerimaan siswa baru secara resmi pada Juni 2026 mendatang.


Sementara itu, Kepala SLB PNG Shalom, Linus Anou, menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi atas kunjungan tersebut. Ia menilai kehadiran Dinas Pendidikan menjadi bukti nyata perhatian pemerintah terhadap pendidikan khusus di Papua Tengah, terutama bagi sekolah yang masih tergolong baru.


Hal senada disampaikan Kepala SLB Wissel Meren, Yesaya Yeimo, yang berharap kunjungan tim verifikasi dapat mempercepat proses penerbitan izin operasional sekolah. Ia juga mengajak para orang tua yang memiliki anak berkebutuhan khusus di wilayah Deiyai dan Paniai untuk segera mendaftarkan anak-anak mereka ke sekolah yang telah disediakan.
Ketua Yayasan PNG, Neliana Anou, turut menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah provinsi. Ia menegaskan bahwa pendirian kedua SLB tersebut merupakan bagian dari panggilan pelayanan yayasan dalam mendukung kemajuan pendidikan di Papua Tengah, serta berharap kolaborasi dengan pemerintah terus terjalin demi meningkatkan akses pendidikan bagi anak-anak penyandang disabilitas di daerah. (RED-GALA MANDIRI)

Leave A Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *