IMG-20260922-WA0050

Pemprov Papua Tengah Perkuat Ekonomi Keluarga melalui Pembinaan Ibu Rumah Tangga dan UKM


NABIRE, PAPUA TENGAH | GALA MANDIRI – Pemerintah Provinsi Papua Tengah terus mendorong penguatan ekonomi masyarakat melalui berbagai program pemberdayaan, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UKM).


Salah satu langkah tersebut diwujudkan melalui kegiatan Pembinaan Ibu Rumah Tangga dan Membangun Ekonomi Keluarga UKM Provinsi Papua Tengah, yang dilaksanakan di Hotel JDF Nabire, Senin (21/9/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah untuk meningkatkan kemampuan perempuan, khususnya ibu rumah tangga, agar tidak hanya berperan dalam pengelolaan keluarga, tetapi juga mampu mengambil bagian dalam pengembangan ekonomi keluarga dan masyarakat.
Kegiatan tersebut dihadiri sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua Tengah, Kapolda Papua Tengah Brigjen Pol. Jermias Rontini, Danrem 173/PVB Brigjen TNI Vivin Alvianto, Wakil Bupati Nabire H. Burhanuddin Parenwari, pimpinan lembaga perempuan, narasumber, fasilitator serta para peserta.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Asisten III Setda Provinsi Papua Tengah, Dr. H. Tumiran, yang hadir mewakili Gubernur Papua Tengah Meki F. Nawipa.


Dalam sambutan tertulis Gubernur yang dibacakan Dr. H. Tumiran, disampaikan bahwa keluarga merupakan unit terkecil dalam kehidupan masyarakat, namun memiliki peran yang sangat strategis dalam membentuk kualitas sumber daya manusia.
Menurutnya, keluarga yang sehat, produktif, mandiri dan memiliki ketahanan yang baik akan memberikan kontribusi besar terhadap pembangunan masyarakat dan daerah.
Dalam konteks tersebut, perempuan, khususnya ibu rumah tangga, dinilai memiliki posisi penting dalam membangun ketahanan keluarga. Selain menjalankan fungsi pengasuhan dan mengelola rumah tangga, perempuan juga memiliki potensi besar untuk menjadi pelaku ekonomi, mengelola keuangan keluarga, mengembangkan usaha rumah tangga hingga ikut menggerakkan perekonomian masyarakat.


Namun, untuk mengembangkan potensi tersebut masih terdapat berbagai tantangan yang perlu diatasi. Di antaranya keterbatasan pengetahuan kewirausahaan, keterampilan pengelolaan usaha, literasi keuangan, akses permodalan, pemasaran, pemanfaatan teknologi digital serta jejaring usaha.
Karena itu, pemberdayaan perempuan menjadi salah satu bagian penting dalam upaya meningkatkan kesejahteraan keluarga.
Perempuan yang memiliki pengetahuan, keterampilan, kepercayaan diri serta akses terhadap sumber daya ekonomi dinilai akan memiliki peluang lebih besar untuk meningkatkan produktivitas sekaligus membantu meningkatkan pendapatan keluarga.
Dorong Perempuan Lebih Produktif

Pemerintah Provinsi Papua Tengah, lanjut Gubernur, memberikan perhatian terhadap pembangunan yang inklusif, peningkatan kualitas sumber daya manusia, pemberdayaan perempuan, penguatan ekonomi masyarakat, pengembangan UMKM, peningkatan pendapatan serta perluasan lapangan kerja.
Kegiatan pembinaan ibu rumah tangga dan pembangunan ekonomi keluarga UKM menjadi salah satu bentuk nyata upaya tersebut.
Melalui kegiatan ini, para peserta diharapkan memperoleh pengetahuan dan keterampilan yang dapat mendukung pengembangan keluarga dan usaha, mulai dari pemahaman mengenai keluarga berkualitas, pemberdayaan perempuan, kewirausahaan, pengelolaan usaha, literasi keuangan, pemasaran produk hingga pemanfaatan teknologi digital.
Gubernur juga berharap kegiatan tersebut tidak berhenti pada pemberian materi secara teori, tetapi mampu memberikan keterampilan praktis yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam mengembangkan usaha keluarga.


Para peserta didorong untuk mengikuti seluruh rangkaian kegiatan secara aktif, memanfaatkan kesempatan untuk berdiskusi, bertukar pengalaman serta menggali potensi yang terdapat di lingkungan masing-masing.
Setiap keluarga, menurutnya, memiliki potensi yang dapat dikembangkan. Sumber daya lokal, keterampilan, kreativitas dan pengalaman masyarakat dapat menjadi modal awal dalam membangun usaha produktif apabila dikelola secara baik dan berkelanjutan.
Literasi Keuangan dan Digital


Salah satu hal yang turut ditekankan dalam kegiatan tersebut adalah pentingnya kemampuan mengelola keuangan keluarga dan usaha.
Ibu rumah tangga maupun pelaku UKM perlu memahami cara mencatat pemasukan dan pengeluaran, memisahkan keuangan rumah tangga dengan keuangan usaha, menghitung modal, menentukan biaya produksi, menetapkan harga jual serta mengetahui keuntungan dari usaha yang dijalankan.
Kemampuan tersebut menjadi dasar penting agar usaha keluarga dapat dikelola secara lebih terencana dan tidak sekadar berjalan berdasarkan perkiraan.
Selain pengelolaan keuangan, pemasaran juga menjadi aspek yang tidak kalah penting. Di tengah perkembangan teknologi digital, masyarakat memiliki peluang lebih luas untuk memperkenalkan dan memasarkan produk melalui berbagai platform digital.
Pemanfaatan WhatsApp, Facebook, Instagram dan berbagai media digital lainnya dinilai dapat membantu pelaku usaha memperkenalkan produk kepada masyarakat yang lebih luas.
Karena itu, teknologi diharapkan tidak hanya dipandang sebagai sarana komunikasi, tetapi juga sebagai peluang untuk mengembangkan usaha, memperluas jaringan konsumen dan membuka akses pasar yang lebih besar.
Perkuat Jejaring Perempuan dan Pelaku Usaha


Pemerintah Provinsi Papua Tengah juga berharap kegiatan tersebut dapat memperkuat jejaring antara lembaga perempuan, pemerintah, pelaku UMKM dan berbagai pemangku kepentingan lainnya.
Jejaring yang kuat dinilai dapat membantu perempuan memperoleh informasi, berbagi pengalaman, mengembangkan usaha serta membuka peluang kerja sama yang lebih luas.
Pemerintah menekankan agar pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh peserta selama kegiatan tidak berhenti setelah kegiatan berakhir.
Sebaliknya, seluruh materi yang diterima diharapkan dapat diterapkan dan dikembangkan di lingkungan keluarga maupun masyarakat sehingga memberikan manfaat yang lebih luas.
“Pemerintah Provinsi Papua Tengah akan terus mendorong berbagai upaya yang mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia, pemberdayaan perempuan, penguatan ekonomi kerakyatan dan pengembangan UMKM,” demikian disampaikan dalam sambutan tersebut.


Melalui program pemberdayaan yang dilakukan secara berkelanjutan, pemerintah berharap semakin banyak ibu rumah tangga dan perempuan di Papua Tengah yang mampu menjadi lebih produktif, mandiri dan berdaya secara ekonomi.
Peningkatan kapasitas perempuan pada akhirnya diharapkan turut memberikan dampak terhadap peningkatan kualitas keluarga sekaligus kesejahteraan masyarakat.
Gubernur Papua Tengah juga mengajak seluruh peserta untuk bersama-sama membangun keluarga yang berkualitas, produktif dan mandiri, sekaligus mendorong tumbuhnya usaha-usaha keluarga yang mampu memberikan manfaat bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat di Papua Tengah.
Ia turut menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam mempersiapkan dan menyelenggarakan kegiatan tersebut.
Diharapkan, kegiatan pembinaan tersebut tidak hanya menghasilkan peningkatan pengetahuan bagi peserta, tetapi juga melahirkan langkah-langkah nyata dalam mengembangkan potensi ekonomi keluarga dan memperkuat peran perempuan sebagai salah satu penggerak ekonomi masyarakat di Papua Tengah. (RED-GALA MANDIRI)

Leave A Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *