NABIRE, PAPUA TENGAH — GALA MANDIRI – Wakil Ketua DPD Barisan Merah Putih Republik Indonesia (BMP RI) Provinsi Papua Tengah, Samuel Sauwyar, menyampaikan keprihatinan dan duka mendalam atas terjadinya kasus pembunuhan di Jayawijaya serta penembakan terhadap pasangan suami istri di Yahukimo.
Samuel menegaskan bahwa berbagai bentuk kekerasan yang mengakibatkan hilangnya nyawa manusia merupakan tindakan yang tidak dapat dibenarkan. Ia mengutuk keras segala bentuk kekerasan, pembunuhan, maupun tindakan lainnya yang merenggut kehidupan manusia di Tanah Papua.
Menurutnya, Papua merupakan rumah bersama yang harus dijaga oleh seluruh elemen masyarakat. Karena itu, keamanan, kedamaian, dan persaudaraan menjadi tanggung jawab bersama agar masyarakat dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan aman dan tenteram.
“Papua adalah rumah kita bersama. Karena itu, saya mengutuk keras segala bentuk kekerasan, pembunuhan, dan tindakan yang merenggut nyawa manusia di Tanah Papua,” tegas Samuel.
Ia menekankan bahwa kehidupan manusia merupakan anugerah Tuhan Yang Maha Esa yang harus dihormati dan dijunjung tinggi. Tidak seorang pun memiliki hak untuk secara sewenang-wenang menghakimi ataupun mencabut nyawa orang lain.
Samuel juga menyayangkan masih terjadinya tindakan kekerasan dan pembunuhan yang dilakukan terhadap sesama manusia. Menurutnya, setiap manusia memiliki nilai, hak dan martabat yang harus dihormati tanpa membedakan latar belakang, suku, agama maupun kelompok.
“Pada hakikatnya, manusia adalah ciptaan dan milik kepunyaan Tuhan Yang Maha Esa. Tidak seorang pun berhak secara sewenang-wenang menghakimi atau mencabut nyawa sesama manusia, karena kehidupan adalah karya dan anugerah Sang Pencipta,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Samuel mengimbau seluruh masyarakat di Tanah Papua agar tidak mudah terprovokasi oleh berbagai informasi yang dapat memperkeruh situasi keamanan. Masyarakat diminta mengedepankan sikap tenang, bijaksana dan tidak melakukan tindakan yang dapat memperluas konflik.
Ia juga meminta masyarakat untuk menyerahkan setiap persoalan yang berkaitan dengan hukum kepada aparat penegak hukum sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Selain itu, masyarakat diharapkan tidak melakukan tindakan kekerasan maupun main hakim sendiri. Setiap persoalan, kata Samuel, hendaknya diselesaikan melalui mekanisme hukum dan pendekatan yang mengedepankan dialog serta penghormatan terhadap hak hidup manusia.
“Marilah kita bersama-sama menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat. Jangan melakukan tindakan kekerasan dan main hakim sendiri. Serahkan setiap persoalan hukum kepada aparat penegak hukum,” imbaunya.
Samuel juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat persaudaraan dan membangun kehidupan sosial yang harmonis. Menurutnya, perbedaan yang ada di Tanah Papua tidak seharusnya menjadi alasan untuk saling bermusuhan, melainkan menjadi kekuatan dalam membangun Papua yang aman dan damai.
Sebagai warga negara Indonesia yang menjunjung tinggi Pancasila sebagai dasar negara, Samuel mengajak masyarakat mengamalkan nilai Ketuhanan Yang Maha Esa dengan menghargai kehidupan dan martabat setiap manusia.
Ia berharap masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, pemuda, pemerintah serta seluruh pemangku kepentingan dapat mengambil peran dalam menjaga situasi keamanan di wilayah masing-masing.
“Marilah kita bersama-sama menjaga Papua sebagai rumah kita bersama, agar Tanah Papua tetap aman, damai, dan penuh persaudaraan,” katanya.
Samuel menegaskan, pernyataan tersebut disampaikan sebagai bentuk kepedulian dan keprihatinan terhadap kondisi keamanan di Tanah Papua sekaligus sebagai ajakan kepada seluruh masyarakat untuk bersama-sama menolak kekerasan dan menjaga perdamaian.
Ia berharap tidak ada lagi korban jiwa akibat kekerasan di Tanah Papua serta seluruh persoalan yang muncul dapat diselesaikan melalui jalur hukum, dialog dan cara-cara yang bermartabat.
Dengan semangat persaudaraan dan kepedulian bersama, BMP RI Papua Tengah mengajak masyarakat untuk menjaga kedamaian, memperkuat persatuan serta menciptakan lingkungan yang aman bagi seluruh warga di Tanah Papua. (RED-GALA MANDIRI)


Leave A Comment