
TIMIKA, PAPUA TENGAH – GALA MANDIRI – Pemerintah Provinsi Papua Tengah menggelar Sosialisasi Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN) khususnya terkait Kode Etik ASN, serta Peraturan Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Nomor 2 Tahun 2026 tentang Layanan E-Kinerja BKN.

Kegiatan yang berlangsung di Kabupaten Mimika tersebut secara resmi dibuka oleh Asisten III Sekretariat Daerah Provinsi Papua Tengah, Vicktor Fun, yang mewakili Gubernur Papua Tengah, Meki Fritz Nawipa.
Dalam sambutan tertulis Gubernur yang dibacakan Vicktor Fun, ditegaskan bahwa sebagai abdi negara dan abdi masyarakat, setiap ASN di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua Tengah dituntut tidak hanya memiliki kemampuan administratif, tetapi juga menjunjung tinggi integritas moral dalam menjalankan tugas.

Menurut Gubernur, fondasi utama pengabdian ASN adalah kepatuhan terhadap kode etik dan kode perilaku yang berlandaskan Core Values BerAKHLAK, yakni Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif. Nilai-nilai tersebut menjadi pedoman perilaku ASN dalam kehidupan bernegara, berorganisasi, bermasyarakat, hingga dalam hubungan kerja sehari-hari.
Ia juga menekankan bahwa seiring dengan perkembangan zaman dan pelaksanaan reformasi birokrasi, komitmen moral ASN harus diiringi dengan peningkatan produktivitas kerja. Karena itu, penerapan layanan E-Kinerja BKN menjadi kebutuhan yang wajib diterapkan dalam tata kelola pemerintahan modern.
Melalui sistem digital tersebut, setiap Sasaran Kinerja Pegawai (SKP) dapat direncanakan, dipantau, dan dievaluasi secara transparan, objektif, serta terukur. Selain itu, E-Kinerja menjadi instrumen penting dalam penilaian akuntabilitas kinerja sekaligus dasar pemberian tunjangan pegawai secara adil.
Dalam kesempatan itu, Gubernur juga berpesan kepada seluruh ASN agar menjadikan kode etik sebagai pedoman moral dalam mengambil keputusan dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. ASN juga diminta memanfaatkan aplikasi E-Kinerja secara disiplin, tertib, dan tepat waktu dalam melaporkan aktivitas maupun capaian kerja.

Selain itu, seluruh ASN didorong untuk meninggalkan pola kerja lama yang lambat dan beralih menuju budaya kerja digital yang lebih cepat, efektif, transparan, dan akuntabel.
Mengakhiri sambutannya, Gubernur mengajak seluruh ASN untuk bersama-sama membangun birokrasi yang bersih, profesional, melayani, dan terpercaya demi mewujudkan kemajuan Provinsi Papua Tengah serta meningkatkan kualitas pelayanan kepegawaian dan kesejahteraan masyarakat.
Ia juga berharap seluruh peserta dapat mengikuti sosialisasi dengan baik serta mengimplementasikan materi yang diperoleh dalam pelaksanaan tugas dan tanggung jawab masing-masing. (RED-GALA MANDIRI)


Leave A Comment